pembelajaran yang mengangkat Candi Wangkal sebagai sumber belajar mampu memperkuat
identitas budaya siswa dan memberikan apresiasi lebih dalam terhadap warisan leluhur. Selain
itu, pendekatan ini juga mendorong siswa untuk mengembangkan keterampilan sosial dan
kemampuan berpikir kritis saat mereka memahami dan mengeksplorasi budaya lokal sebagai
bagian penting dari proses pembelajaran. Dengan demikian, nilai-nilai etnopedagogis yang
diajarkan melalui Candi Wangkal dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam upaya
pelestarian budaya dan memperkuat jati diri bangsa di tengah arus globalisasi.
5.
Daftar Pustaka
Amaliyah, N., Hayati, N., & Kasanova, R. (2023). Implementasi Pendekatan Pembelajaran Berbasis
Kearifan Lokal Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Di MTs Miftahus SudurCampor
Proppo. Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 2(3), 129–147.
Ariadi, A. (2023). Ketekunan dalam Pendidikan: Mengajarkan Nilai-Nilai dari Sejarah dan Seni Budaya.
Jurnal Pendidikan Karakter, 12(2), 145-158.
Fajar, A., Darmadi, D., Nurhayati, L. Y., & Widiyowati, E. (2024). Implementasi Culturally Responsive
Teaching Berbasis Proyek dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa SDN Beran 4 Ngawi.
Seminar Nasional Sosial Sains, Pendidikan, Humaniora (SENASSDRA), 3(2), 221–229.
https://prosiding.unipma.ac.id/index.php/SENASSDRA/article/view/5845%0Ahttps://prosiding.u
nipma.ac.id/index.php/SENASSDRA/article/viewFile/5845/4655
Hawa, E. El, Wildan, D., & Komariah, S. (2024). LAWAS SAKECO: MENGGALI NILAI-NILAI
ETNOPEDAGOGIK DALAM PEMBELAJARAN SOSIOLOGI Esa. Pendas : Jurnal Ilmiah
Pendidikan Dasar, 09(2), 4465–4479.
Jusmawati, J., Baharuddin, I., Mahdi, M., & W, M. F. (2024). Pengembangan Pendidikan Karakter dan
Profil Pelajar Pancasila Berwawasan Kearifan Lokal. Jurnal Education and Development Institut
Pendidikan Tapanuli Selatan, 12(1), 1–7.
https://journal.ipts.ac.id/index.php/ED/article/view/5127%0Ahttps://journal.ipts.ac.id/index.php/
ED/article/view/5127/3111
Kouicem, K. (2020). Constructivist Theories of Piaget and Vygotsky: Implications for Pedagogical
Practices. Psychological & Educational Studies, 13(3), 359–372.
Lestari, D. (2024). Situs Budaya sebagai Sarana Edukasi Lingkungan: Pendekatan Berkelanjutan dalam
Pembelajaran. Jurnal Lingkungan dan Pendidikan, 7(3), 200-215.
Novitasari, Fitrotun Nisa, A., Henu Cahyani, B., & Havifah Cahyo Khosiyono, B. (2024). Peran Media
Video Berbasis Kearifan Lokal Pada Mata Pelajaran PPKN di Sekolah Dasar. Pendas : Jurnal
Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(1), 2361–2373.
https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/11718
Oktavianti, I., & Ratnasari, Y. (2018). ETNOPEDAGOGI DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH
DASAR MELALUI MEDIA BERBASIS KEARIFAN LOKAL. JURNAL REFLEKSI
EDUKATIKA, 8(2), 116–128. https://doi.org/10.33369/joall.v3i1.6538
Prasetyo, O., & Kumalasari, D. (2021). Nilai-Nilai Tradisi Peusijuek Sebagai Pembelajaran Sejarah
Berbasis Kearifan Lokal. Mudra Jurnal Seni Budaya, 36(3), 359–365.
https://doi.org/10.31091/mudra.v36i3.1387
Rahmawati, H. L., & Gunansyah, G. (2021). Kesenian Dongkrek Desa Mejayan Kabupaten Madiun
Sebagai Sumber Belajar Berbasis Etnopedagogi Di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Sekolah
Dasar, 2883–2894. https://core.ac.uk/download/pdf/482196065.pdf
Satino, Hermina Manihuruk, Marina Ery Setiawati, & Surahmad. (2024). Melestarikan Nilai-nilai
Kearifan Lokal Sebagai Wujud Bela Negara. IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial Dan
Humaniora, 8(1), 248–266. https://doi.org/10.37817/ikraith-humaniora.v8i1.3512
Sudarmin, S. (2014). Pendidikan karakter, etnosains dan kearifan lokal (konsep dan penerapannya dalam
penelitian dan pembelajaran sains). Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unnes.