I M E J
Innovations in Multidisciplinary Education Journal
Vol. 1, No. 1, May 2024, page: 22-28
E-ISSN: 3064-0180
22
Musdahlifa Donumo et.al (Perencanaan Sarana Prasarana dan Perannya dalam ....)
Perencanaan Sarana Prasarana dan Perannya dalam
Meningkatkan Mutu Pendidikan
Musdahlifa Donumo
a,1
, Dwi Indah Lestari
b,2
,
a
Manajemen Pendidikan Islam, Sekolah Tinggi Agama Islam Terpadu Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia
b
CV Kurnia Grup, Banguntapan, Bantul, DIY, Indonesia
1
musdahlifadonumo@gmail.com;
2
dwindahl1707@gmail.com
*
musdahlifadonumo@gmail.com
INFO ARTIKEL
ABSTRAK
Sejarah Artikel:
Diterima: 1 Maret 2024
Direvisi: 14 Maret 2024
Disetujui: 7 April 2024
Tersedia Daring: 1 Mei 2024
Pembahasan terkait perencanaan dan manajemen sarana serta prasarana
pendidikan dan perannya dalam meningkatkan mutu pendidikan. Beberapa
isu utama yang diangkat meliputi konsep perencanaan sarana dan
prasarana, kontribusi manajemen sarana dan prasarana terhadap
peningkatan mutu pendidikan, serta tantangan dan solusi dalam
perencanaan dan manajemen sarana dan prasarana Pendidikan itu sendiri.
Terkait konsep perencanaan, pembahasan ini menekankan pentingnya
mempertimbangkan berbagai aspek, seperti analisis kebutuhan, pengadaan,
inventarisasi, pemeliharaan, dan penghapusan. Manajemen yang baik dapat
memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Hal ini dapat dicapai melalui penyediaan fasilitas belajar yang memadai,
perawatan dan pemeliharaan yang teratur, serta pemanfaatan yang efektif.
Namun, terkait pembahsan ini juga akan mengidentifikasi beberapa
tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan anggaran, pemeliharaan yang
kurang memadai, dan koordinasi yang belum optimal. Untuk mengatasi
tantangan tersebut, dokumen ini menyarankan perlunya komitmen dan
tanggung jawab dari pihak sekolah, terutama kepala sekolah, serta
koordinasi yang baik dengan pemangku kepentingan terkait. Maka dari itu,
perencanaan dan manajemen sarana dan prasarana yang baik sangat
penting untuk meningkatkan mutu pendidikan. Namun, terdapat beberapa
tantangan yang perlu diatasi melalui upaya kolaboratif antara pihak sekolah
dan pemangku kepentingan. Sehingga Lembaga dapat memastikan
ketersediaan, pemeliharaan, dan pemanfaatan sarana dan prasarana
pendidikan yang optimal untuk mendukung peningkatan kualitas
pendidikan.
Kata Kunci:
Perencanaan sarana
Prasarana
Mutu pendidikan
ABSTRACT
Keywords:
Planning Of Facilities
Infrastructure
Quality Of Education
Discussion related to planning and management of educational facilities and
infrastructure and their role in improving the quality of education. Some of the
main issues raised include the concept of planning facilities and infrastructure,
the contribution of facilities and infrastructure management to improving the
quality of education, as well as challenges and solutions in planning and
managing educational facilities and infrastructure itself. Regarding the
planning concept, this discussion emphasizes the importance of considering
various aspects, such as needs analysis, procurement, inventory, maintenance
and write-off. Good management can make a significant contribution to
improving the quality of education. This can be achieved through the provision
of adequate learning facilities, regular care and maintenance, and effective
utilization. However, this discussion will also identify several challenges faced,
such as budget limitations, inadequate maintenance, and suboptimal
coordination. To overcome these challenges, this document suggests the need
for commitment and responsibility from the school, especially the school
principal, as well as good coordination with relevant stakeholders. Therefore,
good planning and management of facilities and infrastructure is very
important to improve the quality of education. However, there are several
challenges that need to be overcome through collaborative efforts between
schools and stakeholders. So that the Institution can ensure optimal
I M E J
Innovations in Multidisciplinary Education Journal
Vol. 1, No. 1, May 2024, page: 22-28
E-ISSN: 3064-0180
23
Musdahlifa Donumo et.al (Perencanaan Sarana Prasarana dan Perannya dalam ....)
availability, maintenance and utilization of educational facilities and
infrastructure to support improving the quality of education.
©2024, Musdahlifa Donumo, Dwi Indah Lestari
This is an open access article under CC BY-SA license
1. Pendahuluan
Pendidikan merupakan salah satu aspek yang harus dimiliki oleh setiap orang guna agar
dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pendidikan merupakan ujung tombak bagi
kemajuan bangsa. Jika pendidikan suatu bangsa baik maka baik pula generasi penerusnya.
Sementara itu, baik atau tidaknya kualitas pendidikan dilihat dari pelaksanaan proses
berjalannya system pendidikan tersebut. Pendidikan di Indonesia memiliki tanggung jawab
dan berperan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Hal ini sebagaimana
yang telah dijelaskan dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang system
Pendidikan Nasional pasal 3, menyatakan: Pendidikan nasional berfungsi untuk
mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat
dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk mengembangkan potensi
peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha
Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang
bertanggung jawab (Mufid 2015).
Sehingga pendidikan nasional hendaknya memperhatikan masa depan bangsa dengan
memprioritaskan mutu pendidikan sebagai daya saing. Mutu pendidikan bisa tercapai apabila
seluruh komponen pendidikan dapat digunakan semaksimal mungkin, salah satunya ialah
penyediaan sarana dan prasarana (SARPRAS) pendidikan yang memadai (Boko 2020).
Keberhasilan peserta didik dalam pendidikan dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain
faktor kurikulum, metode pembelajaran, pendidik dan tenaga kependidikan serta sarana dan
prasarana yang memadai. Proses tercapainya suatu tujuan pendidikan diperlukan adanya
dukungan yang kuat baik segi sumber daya manusia maupun material yang memadai. Salah
satu halnya yaitu sarana dan prasarana yang digunakan sebagai sumber daya material untuk
menunjang aktivitas pendidikan di sekolah agar dapat berjalan dengan optimal (Asy’ari 2021).
Keberhasilan merupakan tujuan utama dalam pendidikan. Hal yang mempengaruhi
keberhasilan salah satunya adalah manajemen sarana dan prasarana yang bertujuan
mempersiapkan peralatan dan perlengkapan kebutuhan bagi terselenggaranya proses
pendidikan.
Dari pembahasan diatas penulis dapat menyimpulkan bahwa, mutu Pendidikan di suata
Lembaga Pendidikan dapat tercapai apabila seluruh kompenen Pendidikan dapat digunakan
dengan semaksimal mungkin, salah satunya ialah penyediaan sarana dan prasarana yang baik.
Keberhasilan peserta didik dalam Pendidikan tentu dipengaruhi oleh beberapa factor yaitu,
kurikulum, metode pembelajaran, pendidik dan tenaga kependidikan serta sarana dan
prasarana yang memadai. Selain itu proses tercapainya suatu tujuan Pendidikan diperlukan
adanya dukungan yang kuat baik dari SDM maupun dari segi material.
Untuk itu pemerintah memiliki peran yang penting dala peningkatan sarana dan prasarana
di Indonesia alokasi dana yang memadai sangat penting untuk pengembangan dan peningkatan
infrastruktur pendidikan. Pemerintah harus memastikan bahwa anggaran yang dialokasikan
untuk pendidikan memadai dan efektif untuk meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan
yang ada.
I M E J
Innovations in Multidisciplinary Education Journal
Vol. 1, No. 1, May 2024, page: 22-28
E-ISSN: 3064-0180
24
Musdahlifa Donumo et.al (Perencanaan Sarana Prasarana dan Perannya dalam ....)
2. Metode
Di artikel ini penulis menggunakan metode library research (studi kepustakaan) adalah
sebuah metode penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data dan informasi dari
berbagai sumber kepustakaan seperti buku, jurnal, dokumen, makalah, dan sumber lainnya
yang relevan dengan topik atau permasalahan yang akan diteliti oleh penulis. Library research
yaitu serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka.
Menurut Abdul Rahman Sholeh, penelitian kepustakaan (library research) ialah penelitian
yang mengunakan cara untuk mendapatkan data informasi dengan menempatkan fasilitas yang
ada di perpus seperti buku, majalah, dokumen, catatan kisah-kisah sejarah atau penelitian
kepustakaan murni yang terkait dengan obyek penelitian (Rahayu 2019).
3. Hasil dan Pembahasan
A. Pengertian Perencanaan
Perencanaan merupakan suatu proses kegiatan menggambarkan sebelumnya hal-hal yang
akan dikerjakan kemudian dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dalam hal ini,
perencanaan yang dimaksud adalah merinci rancangan pembelian, pengadaan, rehabilitas,
distribusi atau pembuatan peralatan dan pelengkapan sesuai dengan kebutuhan[1].
Perencanaan adalah juga cara berpikir mengenai persoalan-persoalan sosial dan ekonomi,
terutama yang berorientasi pada masa mendatang, berkembang dengan hubungan antara tujuan
dan keputusan-keputusan kolektif dan mengusahakan kebijakan dan program. Beberapa ahli
lain merumuskan perencanaan sebagai, mengatur sumber-sumber yang langka secara bijaksana
dan merupakan pengaturan dan penyesuaian hubungan manusia dengan lingkungan dan
dengan waktu yang akan dating[2](Nasrudin and Maryadi 2019). Perencanaan adalah suatu
rangkaian persiapan tindakan untuk mencapai tujuan. Perencanaan merupakan pedoman, garis
besar, atau petunjuk yang harus dituruti jika menginginkan hasil yang baik.
Dalam menyusun sebuah rencana, hal pertama yang harus dilakukan adalah, kita harus
memusatkan pikiran kepada apa yang ingin dikerjakan, tujuan jangka pendek dan tujuan
jangka panjang untuk organisasi serta memutuskan alat apa yang akan digunakan untuk
mencapai tujuan tersebut.[3] (Nasrudin and Maryadi 2019) Perencanaan adalah proses
penentuan tujuan atau sasaran yang hendak dicapai dan menetapkan jalan dan sumber yang
diperlukan untuk mencapai tujuan itu sendiri dengan seefisien dan seefektif mungkin.
Perencanaan sering disebut jembatan yang menghubungkan kesenjangan atau jurang antara
keadaan masa kini dan keadaan yang diharapkan terjadi pada masa yang akan datang. Dengan
demikian, perencanaan yang baik memperhatikan sifat-sifat kondisi yang akan datang, di mana
keputusan efektif dilaksanakan.[4] (Suranto, Annur, and Alfiyanto 2022)
Berkaitan dengan pengertian diatas, maka perencanaan adalah kegiatan menggambarkan
sebelumnya hal-hal yang dikerjakan kemeduian dalam rangka mencapai tujuan yang telah
ditetapkan. Dalam hal ini, perencanaan memainkan peran yang sangat penting dalam mencapai
kesuksesan, karena membantu menentukan arah dan mengatur sumber daya secara efektif
untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Selain itu perencanaan juga berfungsi sebagai
cara berpikir mengenai persoalan-persoalan dan ekonomi, terutama yang beroorientasi pada
masa mendatang.
B. Pengertian Sarana Prasarana
Dalam pendidikan, sarana dan prasarana sangat penting karena dibutuhkan. Sarana dan
prasarana pendidikan dapat berguna untuk menunjang penyelenggaraan proses belajar
mengajar, baik secara lansung maupun tidak lansung dalam suatu lembaga dalam rangka
mencapai tujuan pendidikan. Sarana dan prasarana pendidikan adalah satu sumber daya yang
menjadi tolak ukur mutu sekolah dan perlu peningkatan terus menerus seiring dengan
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang canggih. (Mubin 2020) Proses pertama
I M E J
Innovations in Multidisciplinary Education Journal
Vol. 1, No. 1, May 2024, page: 22-28
E-ISSN: 3064-0180
25
Musdahlifa Donumo et.al (Perencanaan Sarana Prasarana dan Perannya dalam ....)
dalam manajemen sarana dan prasarana adalah perencanaan. Kegiatan dalam proses
perencanaan diawali dengan analisis kebutuhan sarana dan prasarana, melalui pendataan
kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan yang diperlukan atau ketersediaannya yang sudah
habis merupakan langkah untuk menetapkan kebutuhan sarana dan prasarana yang akan
dimiliki dan digunakan.
Sarana dan prasarana adalah semua fasilitas yang diperlukan untuk pencapai tujuan
organisasi atau lembaga agar organisasi atau lembaga tersebut dapat tercapai dengan lancar,
teratur, efektif dan efisien. Dengan demikian sarana prasarana merupakan fasilitas yang
diperlukan untuk mencapai tujuan suatu organisasi atau lembaga. Sarana pendidikan adalah
peralatan yang secara langsung digunakan dalam proses pencapaian tujuan pendidikan
sedangkan prasarana pendidikan adalah fasilitas secara tidak langsung hanya sebagai
pendukung dalam pencapaian tujuan yang dimaksud. Sarana pendidikan adalah segala macam
alat yang digunakan secara langsung dalam proses pendidikan. Sementara prasarana
pendidikan adalah segala macam alat yang tidak secara langsung digunakan dalam proses
Pendidikan. [1]
Sarana dan prasarana adalah alat bantu yang mendukung proses yang dilakukan didalam
pelayanan publik, karena mendukung kedua hal ini tidak tersedia maka semuaa kegiatan yang
dilakukan tidak akan dapat mencapai hasil yang sesuai dengan rencana.Sarana pendidikan
adalah semua perangkat peralatan , bahan, dan perabot yang langsung digunakan dalam proses
pendidikan disekolah. Prasarana pendidikan adalah semua perangkat kelengkapandasar yang
tidak langsung menunjang proses pendidikan disekolah.Sarana pendidikan adalah alat
langsung untuk mencapai tujuan pendidikan, minsalnya ruang,buku,perpustakaan,laboratorium
dan sebagainya. Sarana adalah alat yang digunakan langsung untuk mencapai tuu kelas, buku,
papan tulis dan lainya.[2] Sarana dan prasarana sebagai salah satu bagian dari manajemen
yang ada di lembaga pendidikan, sarana dan prasarana mempunyai peran yang sangat penting
dalam suatu organisasi, institusi ataupun lembaga pendidikan. Dalam suatu lembaga
pendidikan tentu memiliki cara tersendiri dalam mengelola sarana dan prasarana
pendidikannya. (Mubin 2020)
Dengan demikian, sarana prasarana merupakan aspek terpenting yang harus diperhatikan
dalam kegiatan belajar mengajar Ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai dan
berkualitas menjadi tolak ukur mutu sekolah. Oleh karena itu, upaya peningkatan sarana dan
prasarana harus dilakukan secara terus-menerus, seiring dengan perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa proses belajar-
mengajar dapat berjalan secara efektif dan efisien, sehingga tujuan pendidikan dapat tercapai
dengan optimal.
C. Tujuan Perencanaan Pendidikan
Tujuan diadakannya perencanaan sarana dan prasarana pendidikan persekolahan adalah:
1) Untuk menghindari terjadinya kesalahan dan kegagalan yang tidak diinginkan, 2) Untuk
meningkatkan efektifitas dan efesiensi dalam pelaksanaannya. Salah rencana dan penentuan
kebutuhan merupakan kekeliruan dalam menetapkan kebutuhan sarana dan prasarana yang
kurang/tidak memandang kebutuhan ke depan, dan kurang cermat dalam menganalisis
kebutuhan sesuai dengan dana yang tersedia dan tingkat kepentingan. (Rahayu 2019)
Perencanaan sarana dan prasarana adalah proses menggambarkan kebutuhan sarana dan
prasarana yang diperlukan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. sarana dan prasarana
adalah segala sesuatu yang berupa barang, baik secara langsung maupun tidak langsung yang
dapat mendukung pelaksaan proses belajar mengajar. perencanaan sarana dan prasarana
pendidikan dilakukan berdasarkan analisis kebutuhan dan penentuan skala prioritas kegiatan
untuk dilaksanakan sesuai dengan yang tersedianya dana dan tingkat kepentingan. tujuan dari
I M E J
Innovations in Multidisciplinary Education Journal
Vol. 1, No. 1, May 2024, page: 22-28
E-ISSN: 3064-0180
26
Musdahlifa Donumo et.al (Perencanaan Sarana Prasarana dan Perannya dalam ....)
manajemen sarana dan prasarana pendidikan yaitu agar dapat memberikan kontribusi yang
optimal terhadap proses pendidikan dalam mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan.
Pada dasarnya tujuan diadakannya perencanaan sarana dan prasarana pendidikan, adalah
untuk menghindari terjadinya kesalahan dan kegagalan yang tidak diinginkan, dan untuk
meningkatkan efektifitas dan efesiensi dalam pelaksanaannya. Perencanaan pengadaan sarana
dan prasarana pendidikan dilakukan berdasarkan analisis kebutuhan dan penentuan skala
prioritas kegiatan untuk dilaksanakan yang disesuaikan dengan tersedianya dana dan tingkat
kepentingan(Parid and Alif 2020). Ketika terjadi kekeliruan dalam penetapan perencanaan
kebutuhan atau menetapkan kebutuhan sarana dan prasarana yang kurang/tidak memandang
kebutuhan ke depan, dan kurang cermat dalam menganalisis kebutuhan sesuai dengan dana
yang tersedia dan tingkat kepentingan, akan menyebabkan tujuan sebuah organisasi sulit
bahkan tidak dapat tercapai maksimal.
D. Peran Sarana Prasarana dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan
Sebuah lembaga pendidikan merupakan wadah untuk membangun generasi yang bermutu.
Dengan itu, diharapkan mampu menciptakan pendidikan yang bermutu pula agar dapat
menghasilkan generasi tersebut dalam memenuhi kebutuhan mutu Pendidikan, lembaga
pendidikan harus berusaha dan berupaya untuk mengelola pendidikan sebaik mungkin agar
mutu yang diinginkan bisa tercapai. Hal ini bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah
satunya adalah dengan meningkatkan dan mengoptimalkan manajemen sarana dan prasarana.
Sekolah yang memiliki sarana dan prasarana yang memadai akan mampu meningkatkan mutu
pendidikan sekolah tersebut. Hal ini terjadi karena sarana dan prasarana yang memadai akan
menunjang pada kegiatan pembelajaran untuk memperoleh hasil yang diinginkan. Sebuah
lembaga pendidikan merupakan wadah untuk membangun generasi yang bermutu. Dengan itu
diharapkan mampu menciptakan pendidikan yang bermutu pula agar dapat menghasilkan
generasi yang berkualitas. Untuk memenuhi kebutuhan akan mutu pendidikan, lembaga
pendidikan harus berusaha dan berupaya untuk mengelola pendidikan sebaik mungkin agar
mutu yang diinginkan bisa tercapai. Hal ini bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah
satunya adalah dengan meningkatkan dan mengoptimalkan manajemen sarana dan prasarana.
Sekolah yang memiliki sarana dan prasarana yang memadai akan mampu meningkatkan
mutu pendidikan sekolah tersebut. Hal ini terjadi karena sarana dan prasarana yang memadai
akan menunjang pada kegiatan pembelajaran untuk memperoleh hasil yang diinginkan. Hal ini
dapat didukung dengan adanya manajemen sarana dan prasarana yang bertujuan membantu
mempersiapkan dan mengatur segala peralatan yang dibutuhkan bagi terselenggaranya proses
pendidikan sehingga membantu kelancaran proses belajar mengajar (Rohiyatun 2019).
Kepala sekolah merupakan komponen pendidikan yang paling berperan dalam
meningkatkan kualitas pendidikan. Kepala sekolah adalah motorik penggerak lembaga
pendidikan, pengatur arah kebijakan dalam rangka mencapai tujuan pendidikan. Sebagaimana
yang dikemukakan Rosyandi dan Pardjono (2015: 126) bahwa posisi kepala sekolah
menentukan arah suatu lembaga, mengatur program sekolah. Kepala sekolah diharapkan
membawa spirit kerja guru dan membangun kultur sekolah dalam meningkatkan mutu
pendidikan. Dengan ini kepala sekolah memiliki wewenang dalam menjalankan,
mengoptimalkan, mengawas sera mengoordinasikan manajemen sarana dan prasarana
pendidikan agar dapat berjalan baik sesuai dengan tujuan lembaga pendidikan. Dalam proses
pembelajaran, sebagai seorang pendidik tentunya membutuhkan adanya sarana dan prasarana
yang mampu menunjang kegiatan pembelajaran peserta didiknya. Selain dari kemampuan guru
dalam menyelenggarakan kegiatan pembelajaran, dukungan sarana dan prasarana sangat
penting dalam membantu guru. Semakin lengkap sarana dan prasarana pendidikan yang
tersedia akan memudahkan guru dalam menjalankan tugas sebagai pendidik. (Ananda and
Banurea 2017)
I M E J
Innovations in Multidisciplinary Education Journal
Vol. 1, No. 1, May 2024, page: 22-28
E-ISSN: 3064-0180
27
Musdahlifa Donumo et.al (Perencanaan Sarana Prasarana dan Perannya dalam ....)
Secara keseluruhan, manajemen sarana dan prasarana yang baik, didukung oleh
kepemimpinan kepala sekolah yang efektif, merupakan faktor krusial dalam meningkatkan
mutu pendidikan di suatu lembaga. Dengan sarana dan prasarana yang memadai serta
kepemimpinan yang kuat, lembaga pendidikan dapat menghasilkan generasi yang berkualitas
dan memenuhi kebutuhan mutu pendidikan yang diharapkan.
4. Kesimpulan
Manajemen merupakan kegiatan yang sangat penting yang harus dilakukan dalam sebuah
pengelolaan pendidikan terutama dalam pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan yang
menunjang dalam proses peningkatan mutu pembelajaran. Dalam meningkatkan mutu
pembelajaran sarana dan prasarana sangatlah berperan penting, dengan adanya sarana dan
prasarana yang mendukung, proses pembelajaran akan lebih mudah disampaikan,
meningkatkan semangat belajar peserta didik, dan tercapainya proses pembelajaran yang
bermutu sehingga menghasilkan output yang berkualitas. Ketersediaan sarana dan prasarana
yang lengkap berbanding lurus dengan ketercapaian mutu pembelajaran yang ditandai dengan
meningkatnya prestasi yang didapatkan oleh peserta didik.
Untuk itu penulis menyimpulkan bahwa Pendidikan mempunyai aspek penting dalam
meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan merupakan ujung tombak kemajuan bangsa.
Kualitas pendidikan yang baik akan menghasilkan generasi penerus yang berkualitas. Untuk
mencapai mutu pendidikan yang baik, seluruh komponen pendidikan harus dikelola dengan
maksimal, termasuk sarana dan prasarana. Sarana dan prasarana yang memadai sangat penting
karena mendukung proses belajar mengajar yang optimal. Dalam penelitian ini, metode studi
kepustakaan digunakan untuk mengumpulkan data dan informasi dari berbagai sumber yang
relevan dengan topik. Perencanaan yang baik dalam manajemen sarana dan prasarana adalah
kunci untuk menghindari kesalahan dan meningkatkan efisiensi serta efektivitas pelaksanaan
pendidikan.
Sarana dan prasarana yang memadai dan berkualitas menjadi tolak ukur mutu sekolah dan
harus ditingkatkan terus menerus seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dengan sarana dan prasarana yang memadai serta kepemimpinan yang kuat, lembaga
pendidikan dapat menghasilkan generasi yang berkualitas dan memenuhi kebutuhan mutu
pendidikan yang diharapkan.
5. Daftar Pustaka
Ananda, Rusydi, and Oda Kinata Banurea. 2017. Manajemen Sarana Dan Prasarana
Pendidikan.
Asyari, Rahayu Oktavia. 2021. Peran Manajemen Sarana Dan Prasarana Dalam Meningkatkan
Mutu Pendidikan. Jurnal Manajemen Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan
Universitas Negeri Surabaya, Lihat, Https://Www. Academia.
Edu/43073742/Peran_Manajemen_Sarana_Dan_Pr
Asarana_Dalam_Meningkatkan_Mutu_Pendidikan Diakses Pada Tanggal 28.
Boko, Yusri A. 2020. Perencanaan Sarana Dan Prasarana (Sarpras) Sekolah. Jurnal
Pendidikan Dan Ekonomi (JUPEK) 1(1):4452.
Mubin, Fatkhul. 2020. Pengertian, Unsur, Prinsip Dan Ruang Lingkup Perencanaan
Pendidikan.
Mufid, Moh Mundzirul. 2015. Manajemen Sarana Dan Prasarana Dalam Upaya Meningkatkan
Mutu Pendidikandi MAN 3 Kediri. Inspirasi Manajemen Pendidikan 2(2).
I M E J
Innovations in Multidisciplinary Education Journal
Vol. 1, No. 1, May 2024, page: 22-28
E-ISSN: 3064-0180
28
Musdahlifa Donumo et.al (Perencanaan Sarana Prasarana dan Perannya dalam ....)
Nasrudin, N., and M. Maryadi. 2019. Manajemen Sarana Dan Prasarana Pendidikan Dalam
Pembelajaran Di SD. Manajemen Pendidikan.
Parid, Miptah, and Afifah Laili Sofi Alif. 2020. Pengelolaan Sarana Dan Prasarana
Pendidikan. Tafhim Al-Ilmi 11(2):26675.
Rahayu, Sri. 2019. Manajemen Sarana Dan Prasarana Pendidikan.
Rohiyatun, Baiq. 2019. Standar Sarana Dan Prasarana Pendidikan. Jurnal Visionary:
Penelitian Dan Pengembangan Dibidang Administrasi Pendidikan 7(1).
Suranto, Dwi Iwan, Saipul Annur, and Afif Alfiyanto. 2022. Pentingnya Manajemen Sarana
Dan Prasarana Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan. Jurnal Kiprah Pendidikan
1(2):5966.