Manajemen Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMP RA Kartini Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai
DOI:
https://doi.org/10.61476/e6fm7852Keywords:
Curriculum management, Merdeka Curriculum, quality of educationAbstract
The Merdeka Curriculum, as a national policy, has been implemented in various educational institutions in accordance with government circulars and policies; however, its implementation in the field still faces various challenges, particularly regarding human resource readiness and teachers’ limited understanding of how to implement the Merdeka Curriculum at RA Kartini Junior High School in Sei Rampah. This study employed a descriptive qualitative approach using a case study design. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving the principal, the vice principal for curriculum, teachers, and the chair of the school committee. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman interactive model, which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions and verification, with data validity checked through source triangulation and methodological triangulation. The research results indicate that the implementation of the Merdeka Curriculum has proceeded in accordance with its basic principles, as reflected in the shift in the teacher’s role to that of a facilitator in student-centered learning, the integrated application of diagnostic, formative, and summative assessments, and the consistent implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5). The role of school management is carried out through participatory planning, administration by the principal in three roles (leader, facilitator, supervisor), and multi-source evaluation involving teachers, students, and parents. The challenges faced include variations in teachers’ competencies in developing instructional modules, limited learning resources, and the diversity of students’ learning abilities, which the school addresses through teacher learning communities, collaborative supervision, differentiated instruction, and expanded collaboration with the school committee and parents. In conclusion, the management of the Merdeka Curriculum implementation at RA Kartini Junior High School in Sei Rampah has proceeded systematically and has had a positive impact on efforts to improve the quality of education; however, it needs to be further strengthened, particularly in terms of digital technology readiness and more equitable parental involvement.
Downloads
References
Ali, N. (2021). Pengorganisasian kurikulum dan pembelajaran pada sekolah kejuruan di lingkungan pesantren. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(1), 2247.
Anggraena, Y., dkk. (2021). Kajian akademik kurikulum untuk pemulihan pembelajaran. Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Angelya, A. A., dkk. (2022). Pengorganisasian dalam manajemen pendidikan. Jurnal Riset Manajemen dan Akuntansi, 2(3), 97–105.
Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru. (2025). Evaluasi Kurikulum Merdeka Belajar: Tantangan dan peluang dalam implementasi di Sekolah Menengah Pertama. https://jurnal.fanshurinstitute.org/index.php/arini/article/view/313
Creswell, J. W. (2019). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (terj.). Pustaka Pelajar.
GTK Kemdikbud. (2022). Merdeka Belajar terus bergerak menciptakan terobosan pendidikan Indonesia. https://gtk.dikdasmen.go.id/read-news/merdeka-belajar-terus-bergerak-menciptakan-terobosan-pendidikan-indonesia
Gobe, S., Anwar, H., & Sayafar, D. (2026). Implementasi manajemen Kurikulum Merdeka dalam membentuk karakter disiplin siswa di SMA Negeri 1 Kabila, Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Hulonthalo Journal of Islamic Studies (HJIS), 1(2), 263–283.
Griffin, R. W. (2002). Management. Houghton Mifflin.
Halimah, L. (2020). Pengembangan kurikulum dan pembelajaran di era globalisasi (2nd ed.). Refika Aditama.
Inspektorat Jenderal Kemendikbudristek. (2023). Rapor Pendidikan: Alat ukur komprehensif pendidikan di Indonesia. https://dev-itjen.kemdiktisaintek.go.id/rapor-pendidikan-alat-ukur-komprehensif-pendidikan-di-indonesia/
Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 56/M/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran. (2022).
Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 262/M/2022 tentang Perubahan atas Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 56/M/2022. (2022).
Kholilurrokhman, D. (2024). Implementasi kurikulum merdeka dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMK Negeri 1 Bangil [Tesis magister, Universitas Negeri Malang].
Kristiawan, M., Safitri, D., & Lestari, R. (2021). Manajemen pendidikan. Deepublish.
Meliza, Siraj, & Zahriyanti. (2024). Implementasi manajemen Kurikulum Merdeka pada Sekolah Dasar di Kabupaten Bireuen. Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran (JPPP), 5(2), 127–168. https://doi.org/10.30596/jppp.v5i2.17397
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.
Moleong, L. J. (2020). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Muhaimin, Sutiah, & Prabowo, S. L. (2009). Manajemen pendidikan. Kencana.
Nasbi, I. (2020). Manajemen kurikulum. Jurnal Idaarah, 1(2), 319.
Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. (2024).
Prasetiyawati, D., Hariyanti, D., Fakhruddin, F., Kardoyo, K., & Mintarsih. (2023). Menuju era globalisasi pendidikan: Tantangan dan harapan terhadap mutu pendidikan di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana UNNES, 222–225.
Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan (PSKP), Kemendikdasmen. (t.t.). Rapor Pendidikan. https://pskp.kemendikdasmen.go.id/rapor-pendidikan
Rosidah, H. T., dkk. (2021). Analisis kesiapan guru mengimplementasikan asesmen. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(1), 87–103.
Rosiana, T. (2020). Implementasi manajemen kurikulum di SMP Aisyiyah Boarding School Malang [Tesis, Direktorat Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang].
Roziqin, Z. (2019). Menggagas perencanaan kurikulum sekolah unggul. As-Sabiqun, 1(1), 44–56.
Siregar, S. A. M., Manalu, M. T. H., & Gultom, F. Y. (2026). Analisis kesenjangan implementasi manajemen Kurikulum Merdeka berdasarkan fungsi POAC di SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan. Invention: Journal Research and Education Studies, 7(1), 311–318. https://doi.org/10.51178/invention.v7i1.3393
Sucipto. (2024). Tantangan implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar: Systematic literature review. Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan. https://jurnal.uns.ac.id/jkc/article/view/84353
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sulistyani, F., & Mulyono, R. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) sebagai sebuah pilihan bagi satuan pendidikan: Kajian pustaka. Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang.
Syam, A. R. (2011). Posisi manajemen kurikulum dan pembelajaran dalam pendidikan. MUADDIB: Studi Kependidikan dan Keislaman, 7(1), 33–46.
Triwayanto. (2022). Manajemen kurikulum dan pembelajaran. Jurnal Pendidikan, 1(4).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Zahrotul Husna, Putri syahri, Hotni Sari Harahap (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







