Journal of Contemporary Issues in Primary Education (JCIPE)
Vol. 1, No. 2, Desember 2023, page: 62-67
E-ISSN: 3026-4014
- 62 -
Artikel Tinjauan Pustaka Naskah dikirim: 2/07/2023 Selesai revisi: 29/8/2023 Disetujui: 29/10/2023 Diterbitkan:1/12/2023
Pengembangan e-LKPD Berbasis Live Worksheet Pada Muatan PPKn Siswa Kelas 4
SD Negeri 2 Karanganyar Kebumen
Wachid Pratomo, Nadziroh, Chairiyah, Yunindra Khairunnisa Putri
Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Yogyakarta, DIY, Indonesia
Email: wachid.pratomo@ustjogja.ac.idnadze_nad@yahoo.com
Email: rhiya_pasca@yahoo.com
Email: yunindrakhairunnisa@gmail.com
Abstrak: Tujuan penelitian ini mendeskripsikan: 1) pengembangan e-LKPD berbasis live
worksheet pada muatan PPKn siswa kelas 4 SD Negeri 2 Karanganyar Kebumen; 2) kelayakan
pengembangan e-LKPD berbasis Live worksheet pada muatan PPKn siswa kelas 4 SD Negeri 2
Karanganyar Kebumen. Jenis penelitian ini adalah Pengembangan (R&D) dengan model ADDIE
Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, kuesioner (angket), dan wawancara. Data
diproses melalui analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil menunjukkan Pengembangan Bahan
Ajar e-LKPD Berbasis Live Worksheet Pada Muatan PPKn Kelas 4 SD Negeri 2 Karanganyar
Kebumen menghasilkan media bahan ajar berupa e-LKPD Berbasis Live Worksheet. Ahli media
menilai kelayakan sebesar 96,55% dengan kriteria “Sangat Baik”. Ahli materi menilai kelayakan
sebesar 85,92% dengan kriteria “Sangat Baik”. Hasil survei tersebut kemudian diuji di lapangan
untuk mengetahui respon guru dan siswa dengan hasil dari guru kelas memperoleh persentase
“Sangat Baik” sebesar 89,72% dan tingkat respon siswa sebesar 94,75% “Sangat Baik”.
Kata Kunci: Bahan Ajar e-LKPD berbasis Live Worksheet, Muatan PPKn
Abstract: The aim of this research is to describe: 1) development of live worksheet-based e-LKPD on
PPKn content for grade 4 students at SD Negeri 2 Karanganyar Kebumen; 2) the feasibility of developing
Live Worksheet-based e-LKPD for PPKn content for grade 4 students at SD Negeri 2 Karanganyar,
Kebumen. This type of research is Development (R&D) with the ADDIE model. Data collection
techniques use observation, questionnaires and interviews. Data is processed through quantitative and
qualitative analysis. The results show that the development of Live Worksheet-Based e-LKPD Teaching
Materials for Class 4 PPKn Content at SD Negeri 2 Karanganyar, Kebumen produced teaching material
media in the form of Live Worksheet-Based E-LKPD. Media experts assess the feasibility of 96.55% with
the criteria "Very Good". The material expert assessed the feasibility as 85.92% with the criteria "Very
Good". The survey results were then tested in the field to determine the responses of teachers and
students with the results from class teachers obtaining a "Very Good" percentage of 89.72% and a
student response rate of 94.75% "Very Good".
Keywords: Live Worksheet-based e-LKPD Teaching Materials, PPKn Content
Hak Cipta©2023 Wachid Pratomo, Nadziroh, Chairiyah, Yunindra Khairunnisa Putri
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 CC BY-SA International Licen
Journal of Contemporary Issues in Primary Education (JCIPE)
Vol. 1, No. 2, Desember 2023, page: 62-67
E-ISSN: 3026-4014
- 63 -
1. Pendahuluan
Tujuan pendidikan kewarganegaraan, menurut Pasal 37 (1) UU No. 20 Tahun 2003, adalah
mendidik siswa menjadi warga negara yang cinta tanah air dan berwawasan kebangsaan. (1)
Berpikir kritis, rasional, dan kreatif ketika menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan
kewarganegaraan; (2) Berpartisipasi aktif, bertanggung jawab, dan berperilaku cerdas dalam
kegiatan bermasyarakat, bernegara, dan nasional, serta memberantas korupsi; dan (3) Membentuk
diri secara positif dan demokratis. (4) Memanfaatkan teknologi komunikasi dan informasi untuk
berkomunikasi langsung atau tidak langsung dengan negara lain di seluruh dunia.
Dalam ajaran Tamansiswa guru dapat menerapkan ajaran ketamansiswaan Tri-Nga, yang
berarti "ngerti", "ngroso", dan "nglakoni". Semua cita-cita atau hikmah hidup membutuhkan
pemahaman, kesadaran, dan komitmen untuk menerapkannya. Tidak ada gunanya hanya
mengetahui dan memahami sesuatu jika Anda tidak menyadarinya. Anda juga harus
mengaplikasikannya, menerimanya, dan memperjuangkannya (Tim Ketamansiswaan, 2014:42).
Misalnya, jika Anda ingin menjadi seorang ilmuwan, harus memiliki sikap yang jujur, disipliner,
dan sesuai fakta. Sikap yang harus diterapkan adalah jujur, disipliner, dan berdasarkan fakta. Tujuan
pendidikan saat ini didasarkan pada gagasan pendidikan Ki Hajar Dewantara. Hasil belajar yang
diharapkan adalah kognitif (ngerti), afektif (ngrasa), dan psikomotorik (nglakoni). Oleh karena itu,
dapat disimpulkan bahwa guru harus mampu menerapkan proses pembelajaran melalui proses
ngerti, ngrasa, dan nglakoni dalam pembelajaran PPKn.
Guru juga telah banyak yang menggunakan teknologi dalam mengajar. Mereka biasanya
menggunakan teknologi seperti PowerPoint dan video. Guru dapat menggunakan teknologi untuk
mengembangkan materi pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan saat ini. Inovasi teknologi
seperti e-LKPD (elektronik lembar kerja peserta didik) dapat diakses melalui situs aplikasi live
worksheet. Lembar kerja peserta didik ini berbeda dengan lembar kerja peserta didik biasa karena
memberikan pendekatan yang berbeda untuk e-LKPD. e-LKPD biasanya digunakan oleh guru
dalam format hard file yang disusun sesuai dengan kompetensi inti materi yang dipelajari.
Lembar kerja pesera didik (LKPD) adalah alat pendidikan yang digunakan oleh guru. LKPD
berisi materi pembelajaran dan instruksi untuk tugas-tugas yang harus dilakukan siswa sendiri. Oleh
karena itu, e-LKPD adalah jenis penyajian bahan ajar elektronik disusun sistematis dengan disajikan
secara elektronik berupa animasi, gambar, dan video. Ini membuat pengguna lebih interaktif dan
membuat proses pembelajaran lebih menarik. Live worksheet adalah lembar kegiatan yang dibuat
melalui platform yang dapat digunakan langsung oleh siswa dan memungkinkan siswa untuk
menerapkan pelajaran ini (Yuniastuti, 2021).
Baik guru maupun siswa dapat menggunakan platform ini dengan mudah di ponsel atau
komputer mereka. Belajar menjadi lebih mudah dengan lembar kerja hidup. Guru biasanya
memberikan lembar kerja melalui WhatsApp atau Google Classroom, dan siswa harus mengunduh
Journal of Contemporary Issues in Primary Education (JCIPE)
Vol. 1, No. 2, Desember 2023, page: 62-67
E-ISSN: 3026-4014
- 64 -
dan mencetaknya terlebih dahulu. Siswa dapat langsung menjawab lembar kerja siswa tanpa harus
mencetaknya atau mengunduhnya ke laptop mereka terlebih dahulu. Platform ini cukup ringan
untuk digunakan dan tidak membutuhkan banyak kuota internet.
Pada kelas IV SD Negeri 2 Karanganyar Kebumen, peneliti menemukan beberapa masalah.
Salah satunya adalah siswa tidak menggunakan sistem teknologi saat mengerjakan lembar kerja
dengan aplikasi, siswa menggunakan kertas saat mengerjakan lembar kerja. Selain itu, siswa kurang
terlibat dalam pembelajaran. Guru dapat mengembangkan aplikasi lembar kerja live worksheet ini
untuk mengetahui sejauh mana partisipasi siswa dalam pembelajaran.
Berdasarkan hal-hal di atas, peneliti bertujuan mengembangkan bahan ajar e-LKPD berbasis
live worksheet pada muatan PPKn dengan materi Membangun Jati Diri dalam Kebhinekaan
Keragaman Budaya Bangsa Indonesia di Kelas 4 SD Negeri 2 Karanganyar Kebumen.
2. Metode Penelitian
Peneliti menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D). Peneliti membuat bahan
ajar e-LKPD dengan menggunakan situs live worksheet. Dick and Carry (Arcana, 2019), model
ADDIE terdiri Analysis (analisis), Design (desain), Development (pengembangan), Implementation
(implementasi), and Evaluation (evaluasi). Tempat penelitian ini adalah Sekolah Dasar Negeri 2
Karanganyar, yang berlokasi di Jalan Revolusi No. 25 Karanganyar, Kebumen, Jawa Tengah.
Peneliti mengambil 31 siswa kelas 4 sebagai sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan
observasi, kuesioner (angket), dan wawancara. Instrumen berupa validasi ahli media, materi, guru
kelas serta uji produk menentukan validitas produk yang dikembangkan. Untuk mengevaluasi
kualitas bahan ajar e-LKPD berbasis live worksheet pada muatan PPKn yang dikembangkan,
peserta didik diberi angket respon. Data diproses melalui analisis kuantitatif dan kualitatif.
3. Hasil dan Pembahasan
1. Pengembangan Produk Bahan Ajar Elektronik Lembar Kerja Peserta Didik (E-LKPD)
Berbasis Live Worksheet Pada Muatan PPKn
Menurut Kristyowati (2019), pengembangan LKPD penting dalam pembelajaran, jadi
guru menjadi kreatif dalam mengembangkan LKPD. Dengan perkembangan zaman,
pembelajaran harus mengikuti, sehingga siswa tidak hanya belajar dari guru, tetapi juga
menggunakan teknologi untuk mendapatkan pengalaman baru (Nuangchalerm, 2020; Ismail,
2022). Keunggulan lembar kerja elektronik peserta didik, menurut Nirmayani (2022:15),
adalah menghemat biaya pencetakan dan mudah diakses melalui ponsel, laptop, dan
perangkat lainnya yang sesuai. Namun, kekurangannya adalah proses produksinya
menggunakan media online, yang berarti data di dalamnya dapat hilang karena kesalahan
sistem. Harus memiliki koneksi internet yang memadai untuk digunakan.
Journal of Contemporary Issues in Primary Education (JCIPE)
Vol. 1, No. 2, Desember 2023, page: 62-67
E-ISSN: 3026-4014
- 65 -
Rahman (2013) menyatakan bahwa lembar kerja elektrokik siswa bermanfaat untuk
pembelajaran karena mengaktifkan siswa, membantu mereka menemukan dan
mengembangkan ide, melatih mereka menemukan ide, dan merupakan alternatif penyajian
materi pelajaran yang menekankan keaktifan siswa dan dapat memotivasi siswa. Sangat
bermanfaat jika digunakan untuk penilaian selama pandemi. Meningkatkan kreativitas guru,
terutama dengan memberi siswa model penilaian yang menarik, adalah keuntungan bagi guru.
Ini juga memudahkan keterlibatan guru dalam pembelajaran, terutama jika digunakan sebagai
alat untuk pre-test. Untuk meningkatkan keterampilan ICT siswa, menumbuhkan rasa ingin
tahu, disiplin, dan kemandirian. Karena tampilannya menarik dan interaktif, itu juga membantu
meningkatkan minat siswa dalam belajar. Tampilan isi e-LKPD terdiri tampilan capaian
pembelajaran dan tujuan pembelajaran, peta konsep, petunjuk penggunaan, aktivitas soal, dan
daftar pustaka.
Menurut Nirmayani (2022), bahan ajar lembar kerja konvensional biasanya memiliki fitur
unik. Beberapa contoh menyajikan materi dalam bentuk pertanyaan daripada uraian,
memungkinkan siswa memahami materi dengan cara mereka sendiri disediakan dalam bentuk
interaktif. Dengan mengklik pilihan jawaban, siswa dapat menulis jawabannya. Mengizinkan
umpan balik langsung. Dengan kemampuan untuk menampilkan video, audio, dan animasi,
tampilan menjadi semakin menarik. Siswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik
tentang pelajaran, terutama dalam mata pelajaran PPKn yang dianggap membosankan, dengan
menggunakan LKPD yang berbasis tugas kerja langsung (Widiyani, 2021).
2. Penilaian Kelayakan Produk Bahan Ajar Elektronik Lembar Kerja Peserta Didik (e-LKPD)
Berbasis Live Worksheet Pada Muatan PPKn
Hasil penelitian pada siswa kelas 4 SD Negeri 2 Karanganyar Kebumen menunjukkan
bahwa pengembangan bahan ajar E-LKPD yang didasarkan pada lembar kerja live worksheet
pada muatan pelajaran PPKn sangat layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Siswa
menerima 94,75% kategori/kriteria "Sangat Baik" atau "Sangat Layak". Akibatnya, guru dapat
menggunakan LKPD untuk meningkatkan partisipasi dan kinerja siswa (Puspita, 2022). Ketika
membuat lembar kerja peserta didik yang bermanfaat bagi siswa, ada beberapa hal yang perlu
diperhatikan. Menurut Prastowo (2014:277), desain pengembangan dan langkah
pengembangan adalah dua komponen penting dalam pembuatan lembar kerja peserta didik
yang bermanfaat bagi siswa. Menurut Fitriyah (2021), model pembelajaran berbasis masalah
(PBL) juga dapat digunakan untuk mengembangkan elektronik lembar kerja siswa. Model PBL
memiliki potensi untuk meningkatkan kemampuan siswa untuk berpikir kritis dan mendorong
mereka untuk menjadi lebih rajin dalam belajar.
Selain itu, penelitian Widyastuti (2022) menemukan bahwa penggunaan lembar kerja
langsung dapat membantu siswa memperoleh pola pikir Higher Order of Thingking Skill
Journal of Contemporary Issues in Primary Education (JCIPE)
Vol. 1, No. 2, Desember 2023, page: 62-67
E-ISSN: 3026-4014
- 66 -
(HOTS) yang lebih tinggi selama pembelajaran. Hasil menunjukkan bahwa pembuatan bahan
ajar e-LKPD berbasis soal-soal langsung pada muatan pelajaran PPKn terbukti sangat layak
digunakan dalam kegiatan pendidikan. Peserta didik juga menyukai LKPD berbasis live
worksheet. Akibatnya, guru dapat menggunakan LKPD untuk meningkatkan partisipasi dan
kinerja siswa.
4. Simpulan
Model pengembangan ADDIE Dick dan Carry (1996), digunakan untuk melakukan
pengembangan. Model terdiri lima tahap: Analysis (analisis), Design (desain), Development
(pengembangan), Implementation (implementasi), and Evaluation (evaluasi). Pengembangan Elektronik
Lembar Kerja Peserta Didik (E-LKPD) Berbasis Live Worksheet memilih materi keragaman budaya
bangsa Indonesia meliputi cover, tampilan isi E-LKPD berupa tampilan capaian pembelajaran dan tujuan
pembelajaran, peta konsep, petunjuk penggunaan, aktivitas soal, dan daftar pustaka.
Kelayakan Produk Bahan Ajar Elektronik Lembar Kerja Peserta Didik (e-LKPD) Berbasis Live
Worksheet Pada Muatan PPKn oleh media 96,55% kriteria “Sangat Baik”. Sebanyak 85,92% ahli materi
menilai kelayakan memenuhi kriteria “Sangat Baik” dan 89,72% validasi guru memenuhi kriteria “Sangat
Baik”. Hasil uji lapangan kelas 4 SD Negeri 2 Karanganyar Kebumen sebanyak 31 siswa pada kriteria
“Sangat Menarik” sebesar 94,75%.
5. Daftar Pustaka
Afifah Widiyani, P. P. (2021). Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis
Software Liveworksheet pada Materi PPKn. DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik,
5(1), 132-141.
Arcana, S. I. (2019). Pengembangan Youtube Pembelajaran Kedudukan Garis
TerhadapPengembangan YouTube Pembelajaran Kedudukan Garis terhadap Lingkaran di
SMA Menggunakan VideoScribe. Union : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 7(1),
125134.
Eneng Hikmah Dewi Puspita, S. H. (2022). Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik
Berorientasi HOTS Pada Materi IPA. Jurnal Pendidikan Glasser, Vol 6 (2), 209-219.
Ketamansiswaan, T. D. (2014). Materi Kuliah Ketamansiswaan. Yogyakarta: UST Press.
Kristyowati, R. (2019). Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA Sekolah Dasar Berorientasi
Lingkungan. Prosiding Seminar dan Diskusi Nasional Pendidikan Dasar , 282-287.
Lestari, A. B. (2022). Pengembangan Media Pembelajaran Lembar Kerja Peserta Dididk
Elektronik (E-LKPD) Berbasis Web Liveworksheet di SMAN 5 Metro. E Prosiding :
Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, 1(1), 39-50.
Nirmayani, L. H. (2022). Kegunaan Aplikasi Liveworksheet Sebagai LKPD Interaktif Bagi
Guru-Guru SD di Masa Pembelajaran Daring Pandemi Covid 19. Jurnal Pendidikan
Dasar, 3(1), 9-16.
Journal of Contemporary Issues in Primary Education (JCIPE)
Vol. 1, No. 2, Desember 2023, page: 62-67
E-ISSN: 3026-4014
- 67 -
Prastowo, A. (2011). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press.
__________. (2014). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press.
Yuniastuti, M. M. (2021). Media Pembelajaran Untuk Generasi Milenial Tinjauan Teoritis dan
Pedoman Praktis. Surabaya: Scopindo Media Pustaka.