Journal of Contemporary Issues in Primary Education (JCIPE)
Vol. 4, No. 1, Juni 2026, page: 94-99
E-ISSN: 3026-4014
- 94 -
Artikel Penelitian
Naskah dikirim: 12/02/2026 Selesai revisi: 24/03/2026Disetujui: 18/05/2026Diterbitkan:01/06/2026
Pengembangan Media Pop-Up Book Interaktif Berbasis Power Point Desain Canva untuk
Meningkatkan Kearifan dan Hasil Belajar Siswa melalui Teks Deskripsi Berorientasi pada
Tradisi Botram Suku Sunda
Luluk Nikmahtul Sya’diyah, Nurul Istiqfaroh, Jihan Munawaroh
Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
E-mail: 24010644275@mhs.unesa.ac.id; nurulistiqfaroh@unesa.ic.id ;24010644275@mhs.unesa.ac.id
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran pop-up book interaktif
berbasis PowerPoint dengan desain Canva yang berorientasi pada kearifan lokal tradisi botram suku Sunda,
guna meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa pada pembelajaran teks deskripsi. Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian
adalah siswa kelas III sekolah dasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes kognitif (pretest dan
posttest) serta angket respon siswa yang terdiri dari 30 pernyataan. Teknik analisis data meliputi uji
normalitas, uji paired sample t-test, dan uji N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi
normal dengan nilai signifikansi pretest dan posttest > 0,05. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan
nilai signifikansi < 0,01 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar sebelum dan
sesudah perlakuan. Nilai effect size (Cohen’s d) sebesar -1,653 termasuk kategori sangat besar, sedangkan
nilai N-gain sebesar 0,3040 berada pada kategori sedang. Dengan demikian, media pop-up book interaktif
yang dikembangkan dinyatakan efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, meskipun tingkat
peningkatannya berada pada kategori sedang. Media ini diharapkan dapat menjadi alternatif pembelajaran
yang inovatif dan kontekstual berbasis kearifan lokal.
Kata kunci: pop-up book interaktif; kearifan lokal; teks deskripsi; hasil belajar; siswa sekolah dasar
Development of Interactive Pop-Up Book Media Based on Power Point Canva Design to Improve
Student Wisdom and Learning Outcomes through Descriptive Text Oriented to
the Botram Tradition of the Sundanese Tribe
Abstract: This study aims to develop an interactive pop-up book learning media based on PowerPoint with
Canva design, oriented toward local wisdom of the botram tradition of the Sundanese culture, to improve
students’ understanding and learning outcomes in descriptive text learning. This research employed a
quantitative descriptive method using a one-group pretest-posttest design. The subjects were third-grade
elementary school students. Data were collected through cognitive tests (pretest and posttest) and a student
response questionnaire consisting of 30 items. Data analysis techniques included normality tests, paired
sample t-tests, and N-gain analysis. The results showed that the data were normally distributed, with pretest
and posttest significance values above 0.05. The paired sample t-test indicated a significance value of less
than 0.01, meaning there was a significant difference in student learning outcomes before and after
treatment. The effect size (Cohen’s d) was -1.653, categorized as very large. Meanwhile, the N-gain score
was 0.3040, indicating a moderate level of improvement. In conclusion, the developed interactive pop-up
book media is effective in enhancing students’ learning outcomes, although the level of improvement is
moderate. This media is expected to serve as an innovative and contextual learning resource integrating
local cultural values.
Keywords: interactive pop-up book; local wisdom; descriptive text; learning outcomes; elementary
students
Hak Cipta©2026 Luluk Nikmahtul Sya’diyah, Nurul Istiq’faroh, Jihan Munawaroh
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 CC BY-SA International License.
Journal of Contemporary Issues in Primary Education (JCIPE)
Vol. 4, No. 1, Juni 2026, page: 94-99
E-ISSN: 3026-4014
- 95 -
1. Pendahuluan
Pembelajaran Bahasa Indonesia dilaksanakan dengan tujuan agar peserta didik mempunyai empat
keterampilan, yaitu: menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Menurut Supriono (2017), keterampilan
tersebut saling berhubungan dan mendukung tiga ranah utama pembelajaran Bahasa Indonesia, yakni:
pembelajaran berbahasa, pembelajaran bersastra, dan pengembangan literasi. Menurut Sugiyono (2017),
pendidikan merupakan suatu sistem yang mempunyai berbagai komponen yang saling berkaitan, yaitu:
kualitas input, ruang kelas, kurikulum, sarana pendidikan, siswa, guru, evaluasi, dan kualitas lulusan. Media
pembelajaran termasuk ke dalam komponen kurikulum dan juga komponen sarana pendidikan.
Di tengah era globalisasi, teknologi semakin berkembang di setiap aspek kehidupan manusia,
termasuk pendidikan. Menurut Mardhiyah (2021), akibat dari era globalisasi dan teknologi yang semakin
berkembang, pembelajaran abad ke-21 membutuhkan teknologi sebagai alat pembelajaran untuk
memperkuat kemampuan pembelajaran. Menurut Hafid et al. (2024), saat ini teknologi memainkan peran
yang sangat krusial dalam kehidupan manusia karena memfasilitasi berbagai aktivitas penting mulai dari
pekerjaan hingga pembelajaran. Dengan pendekatan ini, materi yang disampaikan tidak hanya menjadi
lebih bervariasi, tetapi juga dapat memotivasi siswa, sehingga mereka tetap antusias dan bersemangat dalam
mengikuti proses belajar mengajar. Menurut Agutian (2021), sistem pendidikan di Indonesia telah
menerapkan pembelajaran berbasis teknologi dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut Ningsih et al. (2023), peserta didik di sekolah dasar sangat menyukai buku dengan gambar
yang dapat menarik perhatian. Hal ini juga berlaku untuk pop-up book, di mana media ini memberikan
pemahaman langsung tentang materi yang dipelajari. Tujuan dari pop-up book digital ini adalah untuk
memudahkan anak-anak dan siswa kelas bawah di sekolah dasar dalam mempelajari konten-konten yang
berguna untuk perkembangan intelektual mereka. Namun, menurut Izzah et al. (2023), selain media ini
membantu siswa mempertajam ingatannya terhadap konten tertentu sehingga meningkatkan motivasi
belajar siswa, media pop-up book ini memiliki kekurangan, yaitu pembuatannya membutuhkan waktu yang
lama karena proses pembuatannya membutuhkan kesabaran dan ketelitian.
Menurut Al Madinat al. (2021), media pop-up book digital sendiri adalah media digital yang
dirancang dengan konsep tiga dimensi yang sesuai dengan materi pembelajaran. Pop-up book digital adalah
buku digital yang menampilkan elemen tiga dimensi saat halaman-halamannya dibuka. Pop-up book ini
tidak hanya memiliki ilustrasi yang menarik, tetapi juga dirancang untuk memikat perhatian siswa dan
meningkatkan ketertarikan mereka terhadap materi yang dipelajari. Menurut Sofyan (2020), media pop-up
book dapat merangsang kreativitas siswa dengan menampilkan gambar-gambar yang menarik, dan salah
satu media yang dapat dibuat dengan PowerPoint adalah media pop-up book digital.
Menurut Hidayah dkk. (2020), menyatakan bahwa media popup book pada pembelajaran Bahasa
Indonesia dapat meningkatkan keterampilan membaca dan pemahaman isi teks siswa sekolah dasar.
Pengembangan media pembelajaran juga perlu diintegrasikan dengan kearifan lokal agar pembelajaran
menjadi lebih kontekstual. Menurut Hidayatullah (2019), pembelajaran berbasis kearifan lokal mampu
menghubungkan materi pelajaran dengan kehidupan nyata peserta didik sehingga pembelajaran menjadi
lebih bermakna. Hal ini diperkuat oleh Luthfia dan Dewi (2022) yang menegaskan bahwa integrasi budaya
lokal dalam pendidikan penting untuk menanamkan nilai karakter serta memperkuat identitas budaya siswa
di tengah perkembangan globalisasi.
Meskipun penelitian mengenai pengembangan media pop-up book digital sebagai media
pembelajaran digital berbasis kearifan lokal telah banyak dilakukan, pengembangan media pop-up book
interaktif berbasis PowerPoint dengan desain Canva yang secara khusus digunakan pada pembelajaran teks
deskripsi berorientasi pada kearifan lokal masih terbatas. Penelitian ini berada pada tahap pengembangan
yang berfokus pada validasi produk oleh ahli materi dan ahli media sebagai tahap awal untuk menghasilkan
media yang layak digunakan, yang juga masih perlu dilakukan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan
untuk: 1). Mengembangkan media pop-up book interaktif berbasis PowerPoint desain Canva pada
Journal of Contemporary Issues in Primary Education (JCIPE)
Vol. 4, No. 1, Juni 2026, page: 94-99
E-ISSN: 3026-4014
- 96 -
pembelajaran teks deskripsi berorientasi tradisi botram suku Sunda; 2). Menganalisis tingkat kelayakan
media berdasarkan validasi ahli materi dan ahli media; serta 3). Menghasilkan produk media pembelajaran
yang valid sebagai alternatif media pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Penelitian ini
diharapkan memberikan manfaat berupa: menghasilkan media pembelajaran inovatif berbasis kearifan
lokal; menyediakan referensi pengembangan media digital interaktif bagi guru sekolah dasar; dan
memberikan kontribusi terhadap pengembangan media pembelajaran yang valid dan layak digunakan
dalam pembelajaran teks deskripsi.
2. Metode Penelitian
Penelitian ini merupakan penelitian jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Menurut Sugiyono(2023)
penelitian kuantitatif adalah penelitian yang memiliki kegunaan untuk menjawab masalah penelitian
dengan menggunakan data-data numerik valid, kemudian peneliti menggunakan metode analisis statistik
untuk pengelolaan datanya. Di dalam penelitian kuantitatif pengumpulan dan analisis data berupa angka
untuk menguji hipotesis, membuat kesimpulan, dan mengidentifikasi hubungan antar variabel turut
dilibatkan (Susanto et al., 2024). Pemilihan metode deskriptif kuantitatif dirasa tepat untuk penelitian ini,
karena pada nantinya diperlukan data numerik untuk melihat pengaruh media popup book digital kearifan
lokal ini. Untuk melihat pengaruh media ini kepada siswa, peneliti menggunakan nilai hasil pre-test dan
post-test yang nantinya akan diberikan kepada siswa.
Penelitian ini menggunakan desain one group pretest-posttest design. Peneliti menggunakan desain
ini karena terdapat kemungkinan untuk peneliti mengetahui perbedaan suatu perlakuan terhadap kelompok
subjek yang sama antara sebelum dan sesudah adanya perlakuan atau treatment yang diberikan
(Sugiyono,2023). Penelitian ini terdiri dari 3 langkah: (1)Pre-test, peserta didik diberikan pre-test untuk
mengetahui nilai awal, melihat sejauh apa kemampuan siswa atau pengetahuan siswa sejauh mana,
(2)Treatment, siswa diberikan sebuah treatment, di mana siswa nantinya diperlihatkan dan dijelaskan
mengenai media pop-up book digital dan materi teks deskriptif, (3)Post test, Setelah siswa diberikan sebuah
treatment, siswa diberikan posttest untuk mengetahui apakah media ini sudah efektif untuk membantu
penyampaian pembelajaran dan mengukur perbedaan hasil belajar kognitif dengan membandingkan skor
pre-test siswa dan post-test. Desain penelitian ini digambarkan sebagai berikut:
Gambar 1 Desain penelitian
One group pretest-posttest design
Keterangan:
O1 = Nilai pretest(sebelum treatment/perlakuan)
X = Perlakuan/treatment
O2 = Nilai Posttest(setelah treatment/perlakuan)
Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 3 Sekolah Dasar Muhammadiyah 15. Teknik
pengumpulan data penelitian ini menggunakan pemberian instrumen tes kognitif. Tes merupakan alat ukur
untuk mengetahui tingkatan pemahaman atau pencapaian hasil belajar peserta didik (Arikunto, 2021). Tes
kognitif yang diberikan berupa 8 soal pilihan ganda(multiple choice) dan 2 soal essay. Tes yang digunakan
dalam penelitian ini ada 2 tahap yaitu pretest dan posttest. Selain instrumen tes kognitif peneliti juga
membagikan selebaran instrumen lain berupa angket keefektifan untuk siswa dengan total pertanyan 30
pertanyaan dan nilai maksimal 120. Adapun Hipotesa terkait Pebelitian ini sebagai berikut:
Journal of Contemporary Issues in Primary Education (JCIPE)
Vol. 4, No. 1, Juni 2026, page: 94-99
E-ISSN: 3026-4014
- 97 -
Ho : Tidak terdapat pengaruh antara treatmen yang digunakan berupa Pop Up Book Digital dengan
Hasil Pemahaman Siswa
Ha : Terdapat pengaruh antara treatmen yang digunakan berupa Pop Up Book Digital dengan Hasil
Pemahaman Siswa
Data yang sudah peneliti dapatkan kemudian di analisis. Teknik analisis data yang digunakan
menggunakan teknik analisis statistik deskriptif, Nilai Pretest dan Posttest dibandingkan selanjutnya diuji
nilai normalitas, uji sample T, dan Ngain.
3. Hasil dan Pembahasan
Berdasarkan Hasil penelitian yang telah kami laksanakan di Sekolah Dasar Muhammadiyah 15, pada
bagian ini peneliti akan menyajikan bentuk desain media pembelajaran berupa Pop Up Book Digital yang
dikembangkan dan digunakan dalam proses pembelajaran. Desain media pembelajaran ini disusun dengan
mempertimbangkan karakteristik siswa serta modul ajar yang sudah dirancang sehingga diharapkan
mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih efektif dan menarik. Berikut Desain Pop Up Book Digital
yang dikembangkan oleh peneliti:
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di SD Muhammadiyah 15, diperoleh sejumlah data yang
kemudian dianalisis untuk mengetahui efektivitas pembelajaran yang diterapkan adalah:
Tabel 2 Hasul Uji Normalitas, Paried Test, dan N Gain
Uji Normalitas
Paried test
N Gain
Pre Test
0,958
< 0,01, Cohen’s d= -1,632
0,3040
Post Test
0,191
A. Uji Normalitas
Terdapat dua cara untuk mendeteksi apakah data yang digunakan berdistribusi normal atau tidak.
Penelitian ini menggunakan Dasar pengambilan keputusan adalah melihat pada p, sehingga uji
normalitas ditemukan normalitas terpenuhi, dan pengujian dilakukan dengan uji sampel T. Pada
penelitian ini didapatkan nilai Pre Test: 0,958 dan Post Test : 0,191. Sehingga dapat disimpulkan kedua
nilai lebih besar dari 0,05 serta berdistribusi normal. Sehingga data yang didapatkan peneliti selanjutnya
dapat dilakukan uji paired sample t-test.
B. Uji Paried test,
Ditemukan Sig. (2 tailed) yaitu < 0,01, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Selain itu nilai Cohens’d
ditemukan senilai -1,653 yang menunjukkan bahwa Effect Size data ini termasuk kategori efek yang
sangat besar sangatlah besar. Dengan demikian, disimpulkan bahwa perlakuan yang diberikan memiliki
pengaruh yang kuat terhadap hasil belajar siswa.
Gambar 4, Hal 4
Gambar 3, Hal 3
Gambar 2, Hal 2
Gambar 7, Penutup
Gambar 6, Hal 6
Gambar 5, Hal 5
Journal of Contemporary Issues in Primary Education (JCIPE)
Vol. 4, No. 1, Juni 2026, page: 94-99
E-ISSN: 3026-4014
- 98 -
C. N Gain,
Uji N-Gain adalah sebuah uji yang bisa memberikan gambaran umum peningkatan skor hasil
pembelajaran antara sebelum dan sesudah diterapkan suatu perlakuan. Uji N Gain ditemukan sejumlah
0,3040 serta termasuk ke dalam peningkatan sedang.
4. Simpulan dan Saran
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa data pre-test dan
post-test berdistribusi normal, sehingga memenuhi syarat untuk dilakukan uji parametrik. Hasil uji
hipotesis menggunakan paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi < 0,01, yang berarti
terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Selain itu,
nilai effect size (Cohen’s d) sebesar -1,653 termasuk dalam kategori sangat besar, yang menunjukkan
bahwa media pembelajaran yang digunakan memiliki pengaruh yang kuat terhadap hasil belajar
siswa. Selanjutnya, hasil uji N-Gain sebesar 0,3040 menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar
siswa berada pada kategori sedang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media
pembelajaran dalam penelitian ini efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, meskipun tingkat
peningkatannya masih berada pada kategori sedang.
Saran
Berdasarkan hasil penelitian yang telah diperoleh, terdapat beberapa saran yang dapat diberikan,
yaitu:
1. Bagi guru, disarankan untuk menggunakan media pembelajaran yang inovatif dan interaktif dalam
proses pembelajaran guna meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa.
2. Bagi siswa, diharapkan dapat lebih aktif dalam mengikuti pembelajaran dengan memanfaatkan
media yang digunakan agar pemahaman terhadap materi dapat meningkat secara optimal.
3. Bagi sekolah, diharapkan dapat mendukung penggunaan media pembelajaran dengan
menyediakan fasilitas yang memadai guna menunjang proses pembelajaran yang lebih efektif.
4. Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk mengembangkan media pembelajaran yang lebih
variatif serta melakukan penelitian dengan cakupan yang lebih luas agar diperoleh hasil yang lebih
maksimal.
5. Daftar Pustaka
Aisah Purwandini, S., & Istiq’faroh, N. (2025). PENGEMBANGAN MEDIA AUDIO VISUAL
BERBASIS ARTICULATE STORYLINE 3 DALAM MATERI MENENTUKAN IDE
POKOK PADA TEKS BACAAN KELAS VI DI SDN BULUSARI I GEMPOL
KABUPATEN PASURUAN. 13(5), 11981216.
Aisyah, A. S., Salsabilla Amimufida, S., Anzar, I., Ningsih, W., Luthfia, A., Mahmudah, C.,
Eka, Z., Oktavia, R., Istiq’faroh, N., & Zahroh, U. A. (2025). Pengembangan Media
Pembelajaran Game PowerPoint Interaktif Materi “Operasi Penjumlahan dan
Pengurangan” pada Mata Pelajaran Matematika untuk Siswa Kelas 2 Sekolah Dasar.
Journal of Contemporary Issues in Primary Education (JCIPE), 3(1), 1727.
Aliyah, A., & Istiq’faroh, N. (n.d.). PENGEMBANGAN MEDIA FLIPBOOK PADA
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MATERI FABEL PADA SISWA KELAS
IV SEKOLAH DASAR. In Jurnal Muassis Pendidikan Dasar (Vol. 1, Number 1).
Ika Lailiyatul Muniroh, & Nurul Istiq’faroh. (2025). Pengembangan Video Pembelajaran
Berbasis IKA (Interaktif, Kreatif, dan Aktif) Materi Majas Kelas V SD. Jurnal
Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(2), 1138111387.
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i2.3645
Istiq, N. (2023). Artikel Nusantara Educational Review Pengaruh Model Pembelajaran
Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Perkalian di Kelas
III SDN Sidoklumpuk. In NER (Number 1). https://journal.unusida.ac.id/index.php/ner/
Journal of Contemporary Issues in Primary Education (JCIPE)
Vol. 4, No. 1, Juni 2026, page: 94-99
E-ISSN: 3026-4014
- 99 -
Rahma, Z., & Istiq’faroh, N. (2025). PENGEMBANGAN MEDIA E-FLASHCARD UNTUK
KETERAMPILAN MENULIS HURUF KAPITAL SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR.
13(9), 25222536.
Ramadhani, N. P., Nazilah, R. H., Devi, J. R., Salsabila, I., Susanti, S., Trianita, A., Sukardi,
N., Istiq’faroh, N., & Zahroh, U. A. (2025). Pengembangan Media Pembelajaran Smart
Box Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di Kelas Rendah SD Negeri Lidah
Wetan II/462. Journal of Contemporary Issues in Primary Education (JCIPE), 3(1), 1
16.
Riza Fachrezy, M., Trihapsari Effendi, B., Suci Lukita Sari, E., Putri Salsabillah, M.,
Maulidyanti, A., Istiq, N., Aminatuz Zahroh, U., Negeri Surabaya, U., Raya Kampus
Unesa, J., Wetan, L., Lakarsantri, K., & Timur, J. (2025). Pengembangan Media
Pembelajaran Interaktif Berbasis Powerpoint Untuk Meningkatkan Pemahaman
Bilangan Cacah Siswa Kelas 6 SDN Baratajaya. TUMOUTOU SOCIAL SCIENCE
JOURNAL (TSSJ), 2(1), 110.
Sa’u Latifatas Sayuti, A., Berliani, M. K., Lestari, S., Saputra, D. D., & Kunci, K. (2025).
Efektivitas Media Pembelajaran Digital LiBeRu dalam Membangun Lingkungan
Belajar yang Interaktif dan Menyenangkan. TUMOUTOU SOCIAL SCIENCE
JOURNAL (TSSJ), 2(1), 2741.