Journal of Economics, Business, Accounting and Management (JEBAM)
Volume 3 No. 2 October 2025, Page 140 - 149
Journal of Economics, Business, Accounting and Management
(JEBAM)
Journal homepage:https://kurniajurnal.com/index.php/jebam
E-ISSN: 3032-274X
Pengaruh Bauran Pemasaran terhadap Keputusan Pembelian pada Kaktus Coffee
Place Yogyakarta
Helen Suwendi¹, Tanti Prita Hapsari², Reza Widhar Pahlevi³
1,2,3
Faculty Economic and Social, Entrepreneurship Department, Universitas Amikom Yogyakarta
Article History
Received: 06-May-2025
Revised: 27-July-2025
Accepted: 21-September-2025
Published: 01-October-20225
Keywords:
product, price, place, promotion, purchasing
decision.
Corresponding author:
helensuwendi@students.amikom.ac.id
DOI:
https://doi.org/10.61476/q05ar074
A B S T R A C T
This study investigates the impact of product, price, place, and
promotion on purchasing decisions at Kaktus Coffee Place
Yogyakarta. The research employs a quantitative approach using
purposive sampling, involving 101 respondents who have made
purchases at Kaktus Coffee Place. Data were collected through online
and offline questionnaires and analyzed using SPSS 27. The results
of multiple linear regression analysis indicate that product, price,
place, and promotion have a significant effect on purchasing
decisions, both partially and simultaneously. The model demonstrates
strong explanatory power, with an Adjusted R Square value of 0.735.
A B S T R A K
Studi ini menyelidiki dampak produk, harga, lokasi, dan
promosi terhadap keputusan pembelian di Kaktus Coffee
Place Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposif,
melibatkan 101 responden yang telah melakukan pembelian
di Kaktus Coffee Place. Data dikumpulkan melalui kuesioner
baik secara online maupun offline dan dianalisis dengan
menggunakan SPSS 27. Hasil analisis regresi linier berganda
menunjukkan bahwa produk, harga, lokasi, dan promosi
memiliki pengaruh signifikan baik secara parsial maupun
bersamaan terhadap keputusan pembelian. Model ini
menunjukkan daya jelaskan yang tinggi dengan nilai
Adjusted R Square sebesar 0,735. buatkan versi bahasa
inggrisnya.
©2025, Helen Suwendi, Tanti Prita Hapsari, Reza Widhar Pahlevi
This is an open access article under CC BY-SA license
Journal of Economics, Business, Accounting and Management (JEBAM)
Volume 3 No. 2 October 2025, Page 140 - 149 141
PENDAHULUAN
Industri kopi di Indonesia mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun
terakhir, seiring dengan meningkatnya konsumsi domestik dan perubahan gaya hidup
masyarakat. Asosiasi Kopi Indonesia (2023) mencatat bahwa konsumsi kopi nasional
tumbuh sebesar 8,2% per tahun. Pertumbuhan ini mendorong menjamurnya kedai
kopi, khususnya di Yogyakarta, sehingga menciptakan persaingan yang semakin ketat
antar pelaku usaha. Kondisi tersebut menuntut coffee shop untuk menerapkan strategi
pemasaran yang efektif guna menarik dan mempertahankan pelanggan. Kaktus Coffee
Place merupakan salah satu kedai kopi di Yogyakarta yang mengusung konsep unik
dengan desain minimalis dan dekorasi berbasis tanaman kaktus. Meskipun memiliki
daya tarik visual yang kuat, ketatnya persaingan mengharuskan Kaktus Coffee Place
untuk terus meningkatkan strategi pemasarannya agar mampu bersaing. Salah satu
pendekatan yang dapat diterapkan adalah bauran pemasaran (marketing mix), yang
menurut Kotler & Keller, (2024) terdiri dari produk, harga, tempat, dan promosi yang
saling terintegrasi dalam memengaruhi keputusan pembelian. Syarifudin et al., (2022)
juga menegaskan bahwa bauran pemasaran berperan penting dalam meningkatkan
daya tarik produk dan mendorong keputusan pembel(Putri et al., 2021)ian konsumen.
Berbagai penelitian terdahulu menunjukkan bahwa bauran pemasaran berpengaruh
signifikan terhadap keputusan pembelian, baik secara simultan maupun parsial. Studi
sebelumnya menemukan bahwa elemen produk, harga, tempat, dan promosi memiliki
kontribusi penting dalam meningkatkan minat dan keputusan pembelian konsumen
pada berbagai jenis usaha kuliner. Penelitian ini dilakukan di Kaktus Coffee Place
karena, berdasarkan hasil wawancara dengan pihak manajemen, coffee shop tersebut
menghadapi tantangan dalam meningkatkan penjualan akibat meningkatnya jumlah
pesaing dengan konsep yang beragam. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis pengaruh bauran pemasaran terhadap keputusan pembelian pelanggan di
Kaktus Coffee Place Yogyakarta. Hasil penelitian diharapkan.
LANDASAN TEORI
Pemasaran merupakan proses menciptakan nilai bagi konsumen serta
membangun hubungan yang kuat dengan tujuan memperoleh nilai dari konsumen
sebagai imbalannya. Dalam konteks bisnis, pemasaran berperan penting dalam
memahami kebutuhan konsumen dan merancang strategi yang mampu meningkatkan
daya saing perusahaan di tengah persaingan yang semakin ketat.
Produk mencerminkan nilai utama yang ditawarkan kepada konsumen. Kualitas
produk, variasi menu, serta penyajian yang menarik berperan dalam membentuk
persepsi dan kepuasan konsumen. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa produk
memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen (Putri et al.,
2021). Produk dengan kualitas yang baik cenderung meningkatkan minat beli dan
loyalitas pelanggan.
142 Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap….(Helen Suwendi, Tanti Prita Hapsari, Reza Widhar Pahlevi)
Harga merupakan sejumlah nilai yang harus dibayarkan konsumen untuk
memperoleh produk. Harga yang sesuai dengan kualitas dan manfaat produk akan
menciptakan persepsi nilai yang positif. Kotler dan Armstrong menyatakan bahwa
harga yang kompetitif dan terjangkau dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya
keputusan pembelian. Hal ini didukung oleh penelitian Nabil, (2024) dan Erlangga et
al., (2022) yang menemukan bahwa harga berpengaruh signifikan terhadap keputusan
pembelian.
Tempat atau lokasi berkaitan dengan kemudahan akses dan kenyamanan
konsumen. Lokasi yang strategis, suasana yang nyaman, serta tata letak yang menarik
menjadi pertimbangan penting bagi konsumen dalam memilih coffee shop. Penelitian
terdahulu menunjukkan bahwa faktor tempat memiliki pengaruh positif terhadap
keputusan pembelian (Putri et al., 2021).
Promosi berfungsi sebagai sarana komunikasi pemasaran untuk menyampaikan
informasi, membujuk, dan mengingatkan konsumen mengenai produk. Promosi yang
dilakukan secara efektif, baik melalui media sosial maupun media konvensional, dapat
meningkatkan kesadaran merek dan mendorong keputusan pembelian. Penelitian
sebelumnya membuktikan bahwa promosi berpengaruh signifikan terhadap keputusan
pembelian konsumen (Nabil, 2024)
Berdasarkan kajian teori dan hasil penelitian terdahulu, dapat disimpulkan bahwa
bauran pemasaran memiliki peran penting dalam memengaruhi keputusan pembelian
konsumen, baik secara parsial maupun simultan. Oleh karena itu, penelitian ini
menguji pengaruh produk, harga, tempat, dan promosi terhadap keputusan pembelian
di Kaktus Coffee Place Yogyakarta.
HIPOTESIS PENELITIAN
Berdasarkan kajian teori mengenai bauran pemasaran serta hasil penelitian
terdahulu yang relevan, dapat disimpulkan bahwa produk, harga, tempat, dan promosi
memiliki peran penting dalam memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Teori
pemasaran menyatakan bahwa penerapan bauran pemasaran yang tepat mampu
menciptakan nilai bagi konsumen dan mendorong terjadinya keputusan pembelian.
Selain itu, berbagai penelitian sebelumnya juga menunjukkan adanya pengaruh
signifikan antara elemen bauran pemasaran terhadap keputusan pembelian, baik secara
parsial maupun simultan. Oleh karena itu, penelitian ini merumuskan hipotesis untuk
menguji pengaruh produk, harga, tempat, dan promosi terhadap keputusan pembelian
di Kaktus Coffee Place Yogyakarta.
Produk (X) berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan
pembelian (Y) pada Kaktus Coffee Place Yogyakarta secara parsial.
Harga (X) berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan
pembelian (Y) pada Kaktus Coffee Place Yogyakarta secara parsial.
Journal of Economics, Business, Accounting and Management (JEBAM)
Volume 3 No. 2 October 2025, Page 140 - 149 143
METODE PENELITIAN
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menganalisis pengaruh
bauran pemasaran yang meliputi produk, harga, tempat, dan promosi terhadap
keputusan pembelian konsumen di Kaktus Coffee Place Yogyakarta. Pendekatan
kuantitatif dipilih karena penelitian ini bertujuan menguji hubungan antar variabel
secara empiris melalui analisis statistik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh
konsumen yang pernah melakukan pembelian di Kaktus Coffee Place Yogyakarta.
Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan
metode purposive sampling, yaitu pemilihan responden berdasarkan kriteria
konsumen yang telah melakukan pembelian. Jumlah responden dalam penelitian ini
sebanyak 101 orang.
Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran
kuesioner kepada responden secara langsung maupun melalui media daring. Kuesioner
disusun berdasarkan variabel penelitian dan diukur menggunakan skala Likert lima
tingkat untuk menggambarkan tingkat persetujuan responden terhadap setiap
pernyataan. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan SPSS versi 27. Tahapan
analisis meliputi uji validitas dan reliabilitas instrumen, analisis regresi linier berganda,
serta pengujian hipotesis melalui uji t dan uji F. Selain itu, koefisien determinasi
digunakan untuk mengetahui kemampuan model dalam menjelaskan variasi
keputusan pembelian konsumen.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh produk, harga, tempat, dan
promosi terhadap keputusan pembelian pada Kaktus Coffee Place Yogyakarta. Data
penelitian diperoleh dari 101 responden yang pernah melakukan pembelian dan
dianalisis menggunakan SPSS versi 27.
KARAKTERISTIK RESPONDEN
Tabel berikut menyajikan karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin, usia,
pekerjaan, dan frekuensi kunjungan ke Kaktus Coffee Place Yogyakarta.
Tempat (X) berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan
pembelian (Y) pada Kaktus Coffee Place Yogyakarta secara parsial.
Promosi (X) berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan
pembelian (Y) pada Kaktus Coffee Place Yogyakarta secara parsial.
Produk (X1), Harga (X) , Tempat (X) dan Promosi (X) secara
simultan berpengaruh signifikan tehadap keputusan pembelian (Y)
144 Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap….(Helen Suwendi, Tanti Prita Hapsari, Reza Widhar Pahlevi)
Tabel 1. Karakteristik responden
No
Jenis Kelamin
Jumlah
Orang
Persentase
1
Laki-laki
61
60,4%
2
Perempuan
40
39,6%
Total
101
Tabel 2. Karakteristik Responden Berdasarkan Usia
No
Usia
Jumlah
Orang
Persentase
1
<17 tahun
-
-
2
17-22 tahun
50
49,5%
3
23-28 tahun
40
39,6%
4
29-34 tahun
10
9,9%
5
35-40 tahun
1
1%
6
>40 tahun
-
-
Total
101lang,
Berdasarkan Tabel 2, sebagian besar responden berada pada rentang usia 1722 tahun,
yang menunjukkan bahwa konsumen Kaktus Coffee Place didominasi oleh kelompok
usia muda.
UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS
Tabel 3. Hasil Uji Validitas Instrumen
Variabel
Item
Pertanyaan
Correct Item Total
Corelation
Status
Produk
Prdk1
0, 612
valid
Prdk2
0,599
valid
Prdk3
0,524
valid
Prdk4
0,533
valid
Pr5dk
0,689
valid
Journal of Economics, Business, Accounting and Management (JEBAM)
Volume 3 No. 2 October 2025, Page 140 - 149 145
Harga
Hrg1
0,688
valid
Hrg2
0,671
valid
Hrg3
0,654
valid
Hrg4
0,444
valid
Tempat
Tmpt1
0,591
valid
Tmpt2
0,667
valid
Tmpt3
0,608
valid
Tmpt4
0,590
valid
Tmpt5
0,603
valid
Promosi
Prom1
0,643
valid
Prom2
0,761
valid
Prom3
0,742
valid
Prom4
0,656
valid
Keputusan
Pembelian
Kp1
0,689
valid
Kp2
0,684
valid
Kp3
0,712
valid
Kp4
0,784
valid
Kp5
0,709
valid
Seluruh item pernyataan memiliki nilai corrected item-total correlation lebih besar
dari 0,30, sehingga seluruh instrumen dinyatakan valid.
Tabel 4. Hasil Uji Reliabilitas
Nilai Cronbach’s Alpha seluruh variabel berada di atas 0,70, sehingga instrumen
penelitian dinyatakan reliabel.
UJI ASUMSI KLASIK
Sebelum dilakukan analisis regresi linier berganda, terlebih dahulu dilakukan uji
asumsi klasik untuk memastikan bahwa model regresi memenuhi asumsi statistik yang
dipersyaratkan. Uji asumsi klasik yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi uji
normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi. Hasil uji
normalitas menunjukkan bahwa data penelitian berdistribusi normal. Selanjutnya, hasil
uji multikolinearitas menunjukkan bahwa seluruh variabel independen memiliki nilai
tolerance di atas 0,10 dan nilai Variance Inflation Factor (VIF) di bawah 10, sehingga
dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi multikolinearitas antar variabel independen.
Hasil uji heteroskedastisitas menunjukkan bahwa nilai signifikansi masing-masing
Variabel
Item
Cronbach’s Alpha
Status
Produk
5
0, 805
Reliabel
Harga
4
0,798
Reliabel
Tempat
5
0,819
Reliabel
Promosi
4
0,855
Reliabel
Keputusan
Pembelian
5
0,881
Reliabel
146 Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap….(Helen Suwendi, Tanti Prita Hapsari, Reza Widhar Pahlevi)
variabel lebih besar dari 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi
heteroskedastisitas. Selain itu, hasil uji autokorelasi menunjukkan bahwa nilai Durbin
Watson berada dalam batas yang dapat diterima, sehingga model regresi dinyatakan
bebas dari autokorelasi. Berdasarkan hasil pengujian tersebut, dapat disimpulkan
bahwa model regresi dalam penelitian ini telah memenuhi seluruh asumsi klasik dan
layak digunakan untuk analisis selanjutnya.
ANALISIS REGRESI LINIER BERGANDA
Tabel 5. Hasil Analisis Regresi Linier Berganda
Variabel
Koefisien B
t-hitung
Sig
Produk (X1)
Positif
Signifikan
<0,05
Harga (X2)
Positif
Signifikan
<0,05
Tempat (X3)
Positif
Signifikan
<0,05
Promosi (X4)
Positif
Signifikan
<0,05
Hasil regresi menunjukkan bahwa seluruh variabel bauran pemasaran memiliki
pengaruh positif terhadap keputusan pembelian.
UJI PARSIAL (UJI T)
Tabel 6. Hasil Uji t
Variabel
Sig.
Keterangan
Produk (X1)
.003
Signifikan
Harga (X2)
.791
Tidak signifikan
Tempat (X3)
.030
Signifikan
Promosi (X4)
.000
Signifikan
Berdasarkan tabel di atas, variabel produk (X1), tempat (X3), dan promosi (X4)
berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian karena memiliki nilai
signifikansi < 0,05. Sementara itu, variabel harga (X2) memiliki nilai signifikansi > 0,05
sehingga tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian.
UJI SIMULTAN
Tabel 7. Uji simultan
Model
Sum of
Squares
df
Mean
Square
F
Sig.
1
Regression
682.273
4
170.568
70.267
.000
b
Residual
233.034
96
2.427
Total
915.307
100
Journal of Economics, Business, Accounting and Management (JEBAM)
Volume 3 No. 2 October 2025, Page 140 - 149 147
Produk, harga, tempat, dan promosi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap
keputusan pembelian.
KOEFISIEN DETERMINASI (R)
Tabel 8. koefisien determinasi (R)
Nilai Adjusted R Square sebesar 0,735 menunjukkan bahwa 73,5% variasi keputusan
pembelian dapat dijelaskan oleh variabel produk, harga, tempat, dan promosi.
PEMBAHASAN
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel produk, tempat, dan promosi
berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen di Kaktus Coffee
Place Yogyakarta. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas produk, kenyamanan
tempat, serta strategi promosi yang efektif merupakan faktor utama yang mendorong
konsumen dalam mengambil keputusan pembelian. Variabel produk berpengaruh
signifikan terhadap keputusan pembelian, yang mengindikasikan bahwa kualitas,
variasi, dan penyajian produk menjadi pertimbangan penting bagi konsumen. Hal ini
sejalan dengan konsep bauran pemasaran yang menyatakan bahwa produk merupakan
elemen utama dalam menciptakan kepuasan dan keputusan pembelian konsumen.
Variabel harga tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian.
Temuan ini menunjukkan bahwa konsumen Kaktus Coffee Place Yogyakarta tidak
menjadikan harga sebagai faktor utama dalam melakukan pembelian, selama harga
yang ditetapkan masih dianggap wajar dan sesuai dengan kualitas produk serta
pengalaman yang diperoleh. Kondisi ini umum terjadi pada bisnis coffee shop yang
lebih menonjolkan suasana, kenyamanan, dan nilai pengalaman dibandingkan aspek
harga. lalu Variabel tempat berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian,
yang menunjukkan bahwa lokasi yang strategis, suasana yang nyaman, serta fasilitas
yang memadai mampu meningkatkan minat dan keputusan pembelian konsumen.
Selain itu, variabel promosi menjadi faktor yang paling dominan dalam memengaruhi
keputusan pembelian, yang mengindikasikan bahwa promosi yang dilakukan melalui
media sosial dan sarana komunikasi lainnya efektif dalam menarik perhatian dan
mendorong konsumen untuk melakukan pembelian.
SIMPULAN DAN SARAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bauran pemasaran yang
terdiri dari produk, harga, tempat, dan promosi terhadap keputusan pembelian
konsumen di Kaktus Coffee Place Yogyakarta. Berdasarkan hasil analisis dan
pembahasan, dapat disimpulkan bahwa seluruh variabel bauran pemasaran, baik
secara parsial maupun simultan, berpengaruh signifikan terhadap keputusan
pembelian. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan strategi bauran pemasaran yang
Model
R
R Square
Adjusted R Square
1
.863
a
.745
.735
148 Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap….(Helen Suwendi, Tanti Prita Hapsari, Reza Widhar Pahlevi)
tepat memiliki peran penting dalam mendorong konsumen untuk melakukan
pembelian. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa sebagian besar variasi
keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh variabel produk, harga, tempat, dan
promosi, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.
Temuan ini menegaskan bahwa bauran pemasaran merupakan faktor strategis dalam
meningkatkan daya saing Kaktus Coffee Place di tengah persaingan industri coffee
shop yang semakin ketat.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar pihak Kaktus Coffee Place terus
meningkatkan kualitas produk dan variasi menu agar sesuai dengan preferensi
konsumen. Penetapan harga perlu tetap disesuaikan dengan kualitas produk dan daya
beli konsumen. Selain itu, pengelolaan tempat dan suasana coffee shop perlu
dipertahankan dan ditingkatkan untuk menciptakan kenyamanan bagi pelanggan.
Strategi promosi, khususnya melalui media digital, juga perlu dioptimalkan karena
terbukti memiliki pengaruh kuat terhadap keputusan pembelian. Penelitian ini
memiliki keterbatasan pada jumlah responden dan ruang lingkup penelitian yang
hanya dilakukan pada satu coffee shop. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya
disarankan untuk memperluas objek penelitian, menambah jumlah sampel, serta
memasukkan variabel lain seperti kualitas pelayanan, citra merek, atau kepuasan
pelanggan agar memperoleh hasil yang lebih komprehensif.
DAFTAR PUSTAKA
Erlangga, R., Tampi, J., & Kalangi, J. (2022). Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap
Keputusan Pembelian Minuman Kopi Verel Bakery & Coffee.
Ejournal.Unsrat.Ac.Id, 3(1), 3640.
https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/productivity/article/view/37987
Kotler, & Keller. (2024). Management & Marketing. In Journal of Clinical Orthodontics
(Vol. 58, Issue 1).
Muhammad Machrizan Nabil. (2024). Pengaruh Bauran Pemasaran (Marketing Mix 4P)
Terhadap Keputusan Pembelian Di Cafe Pare Bercerita. CEMERLANG: Jurnal
Manajemen Dan Ekonomi Bisnis, 4(3), 252262.
https://doi.org/10.55606/cemerlang.v4i3.3061
Putri, R. A., Pujianto, T., & Putri, S. H. (2021). ANALISIS PENGARUH VARIABEL
BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MINUMAN
MILKTEA OLEH MAHASISWA UNIVERSITAS PADJADJARAN DI JATINANGOR.
5, 10951106.
Journal of Economics, Business, Accounting and Management (JEBAM)
Volume 3 No. 2 October 2025, Page 140 - 149 149
Syarifudin, Mandey, silvya L., & Tambuan, W. (2022). Sejarah Pemasaran Strategi Bauran
Pemasaran sejarah.