Journal of Economics, Business, Accounting and Management (JEBAM)
Volume 4 No. 1 April 2026, Page 17 - 34 29
teknologi, dan motivasi kewirausahaan mampu menjelaskan 55,1% variasi pada
variabel dependen. Nilai ini menunjukkan bahwa model memiliki daya jelaskan yang
cukup kuat dalam konteks penelitian, sehingga ketiga variabel tersebut merupakan
faktor penting yang mempengaruhi perilaku responden. Sementara itu, sisa sebesar
44,9% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model, seperti faktor lingkungan,
pengalaman usaha, maupun karakteristik individu.
Hasil uji F dengan nilai signifikansi 0,000 menunjukkan bahwa variabel strategi
pemasaran, kemampuan memanfaatkan teknologi, dan motivasi kewirausahaan secara
simultan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen. Temuan ini
menegaskan bahwa ketiga variabel tersebut tidak bekerja secara terpisah, melainkan
saling melengkapi dalam membentuk perilaku responden. Dengan kata lain,
peningkatan pada salah satu variabel akan lebih optimal apabila didukung oleh
variabel lainnya.
Secara analitis, strategi pemasaran berperan dalam memberikan arah dan pendekatan
yang tepat dalam menjangkau pasar, sehingga mampu meningkatkan efektivitas
kegiatan usaha. Di sisi lain, kemampuan memanfaatkan teknologi berfungsi sebagai
enabler yang memungkinkan strategi tersebut dijalankan secara efisien dan adaptif
terhadap perkembangan digital. Sementara itu, motivasi kewirausahaan menjadi faktor
pendorong internal yang menentukan sejauh mana individu memiliki keinginan untuk
memulai dan mengembangkan usaha.
Keterkaitan ketiga variabel ini menunjukkan adanya hubungan yang bersifat integratif,
di mana strategi pemasaran dan kemampuan teknologi tidak hanya berfungsi sebagai
aspek teknis, tetapi juga berkontribusi dalam membentuk motivasi individu. Individu
yang mampu mengelola strategi pemasaran dan teknologi dengan baik cenderung
memiliki pengalaman positif dalam menjalankan aktivitas usaha, yang pada akhirnya
memperkuat dorongan untuk terus berwirausaha.
Pengaruh Strategi Pemasaran Terhadap Motivasi Kewirausahaan
Berdasarkan hasil uji t, variabel strategi pemasaran (X1) menunjukkan nilai t hitung
sebesar -0.961 dengan tingkat signifikansi 0,000, lebih besar dari 0,05. Hal ini
menunjukkan bahwa secara parsial strategi pemasaran berpengaruh positif dan
signifikan terhadap motivasi keirausahaan. Temuan ini diperkuat oleh nilai koefisien
regresi (B) sebesar – 0,107 yang bertanda positif, yang berarti bahwa semakin baik