Dekadensi Moral pada Remaja di Desa Raanan Baru

Authors

  • Silvestre Tristan Kawengian Universitas Negeri Manado Author
  • Julien Biringan Universitas Negeri Manado Author
  • Telly Delly Wua Universitas Negeri Manado Author

DOI:

https://doi.org/10.61476/abj49e57

Keywords:

Moral decadence, adolescents, moral education, character building

Abstract

The phenomenon of moral decline among teenagers shows an increasingly worrying trend in the current era of development. This research aims to identify and examine the factors behind the occurrence of moral decadence in adolescents, as well as examine their impact on people's lives. This research uses a qualitative method with a case study approach to obtain an in-depth picture of the problem being studied. The findings of the study revealed that moral decline in adolescents is influenced by internal and external factors. These factors include the lack of optimal moral coaching and education, the influence of social media, and the condition of the social environment. The impacts include an increase in deviant behavior, a weakening of moral values in daily life, and a disruption of social relations in society. The data collection technique was carried out through direct observation and interviews with relevant informants. Based on the results of the research, it can be concluded that efforts to handle moral decadence in adolescents in Raanan Baru Village are carried out through various strategies, such as giving reprimands, coaching and moral education, delivering lectures, persuasive approaches, and providing advice on an ongoing basis.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ali, M. & Asrori, M. 2006. Psikologi Remaja, Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Bumi Aksara.

Budirahayu, Tuti. 2013. Sosiologi Perilaku Menyimpang. Surabaya: PT Revka Petra Media

Gunarsa, Singgih D. 2004. Psikologi Praktis Anak, Remaja dan Keluarga, Cetakan. 7. Jakarta : PT. Gunung Mul

Gunawan, Imam. 2014. Metode Penelitian Kualitatif: Teori dan Praktik. Jakarta: Bumi Aksara.

Kartini Kartono. 1995. Psikologi Anak (Psikologi Perkembangan). Bandung: CV Mandar Maju

Khasanah Khuswatun. 2018. Penyimpangan Perilaku Remaja Dan Kontrol Sosial Di Desa Menunggal Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik. (http://digilib.uinsby.ac.id/24654/, diakses 26 April 2019).

Rahayu Siti. 2017. Peran Orang Tua Terhadap Pendidikan Moral Remaja Di Dusun Mendak Buntar Mojogedang Karanganyar. (http://eprints.iain- surakarta.ac.id/1136/, diakses 26 April 2019).

Rumiyati. 2006. Prokrastinasi Akademik Ditinjau dari Motivasi Berprestasi dan Stres Mahasiswa. Jurnal Psikologi Universitas Diponegoro, 3(2), 37-48.

Santrock. 2003 John W. Adolescence. Perkembangan Remaja. Edisi Keenam. Jakarta: Erlangga.

Soetomo, 2013. Strategi-strategi Pembangunan Mayarakat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Tafricha Alifa Nurul. 2015. Penanaman Nilai-Moral Anak dalam Keluarga Samin (Sedulur Sikep) Kabupaten Blora. (https://lib.unnes.ac.id/14926/, diakses 26 April 2019)

Zuriah, Nurul. 2007. Pendidikan Moral dan Budi Pekerti dalam Perspektif Perubahan. Jakarta: Bumi Aksara

Kemerosotan moral remaja adalah perilaku jahat atau kejahatan/kenakalan anak-anak muda merupakan gejala penyakit (Psikologis) sosial pada anak-anak dan remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabdian sosial, sehingga mereka itu mengembangkan tingkah lakunya yang menyimpang.( Kartini Kartono, 2006 : 130).

Manurung, M. A., Ndona, Y., & Saragi, D. (2024). Hubungan pendidikan nilai kejujuran dan motivasi belajar terhadap prestasi siswa pada mata pelajaran PKN di Sekolah Menengah Pertama. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4).

Thaheransyah, T., Putri, N. P., & Maiseptian, F. (2024). Penanaman nilai‑nilai kejujuran terhadap remaja di Panti Asuhan Wira Lisna Kota Padang. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), v5(2).

Suwandi, M. (2024). Pembiasaan nilai kejujuran dalam mewujudkan pendidikan karakter di tingkat Sekolah Menengah Pertama. Mindset : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Pembelajaran, v1(2).

Umamah, Z., Faricha, N., Kusuma N., R., & Albaar, R. (2024). Kejujuran: Nilai moral yang tak luput dalam konseling. Jurnal Pendidikan Islam, v2(2).

Rahmawati, M., & Kusrina, T. (2025). Dekadensi moral dalam sudut pandang pendidikan nilai dalam keluarga dan masyarakat. Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan, v4(1).

Veronika, R. (2024). Analisis penyimpangan perilaku kesopanan pada komunitas remaja Permata di Desa Bulan Jahe, Kecamatan Barus Jahe, Kabupaten Karo. JPUS: Jurnal Pendidikan Untuk Semua, 6(2), 15‑19.

Wismanjaya, H., & Yuningsih, S. (2024). Kajian pustaka menurunnya nilai‑nilai budaya pada remaja. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 12(1).

Purnamasari, U., Nurlela, & Widianti, N. I. (2025). Meningkatkan Sikap Saling Menghargai Siswa Kelas XI Menggunakan Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Behavioral Rehearsal di SMA Negeri 17 Palembang. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 3(4),

Dalimunthe, M. (2024). Penerapan Discovery Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Materi “Indahnya Saling Menghargai Dalam Keberagaman”. Jurnal Siklus: Penelitian Tindakan Kelas (PTK), 2(1), 125‑133.

Manurung, M. A., Ndona, Y., & Saragi, D. (2024). Hubungan pendidikan nilai kejujuran dan motivasi belajar terhadap prestasi siswa pada mata pelajaran PKN di Sekolah Menengah Pertama. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4).

Published

2026-01-01

How to Cite

Kawengian, S. T., Biringan, J., & Wua, T. D. (2026). Dekadensi Moral pada Remaja di Desa Raanan Baru. Tumoutou Social Science Journal, 3(1), 34-39. https://doi.org/10.61476/abj49e57

Similar Articles

11-20 of 46

You may also start an advanced similarity search for this article.